Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Strategi Pramono Anung Usai DKI Berubah Jadi Daerah Khusus Jakarta

📅 Kamis, 12 Des 2024, 18:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Strategi Pramono Anung Usai DKI Berubah Jadi Daerah Khusus Jakarta Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung mengunjungi lokasi kebakaran di Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2024).

Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung mengemukakan sudah menyiapkan strategi khusus untuk mewujudkan visi dan misinya usai Provinsi DKI Jakarta kini berubah menjadi Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

"Strategi khusus untuk menerapkan visi ini ke depan, jadi yang namanya gubernur itu juga harus selaras sepaham dengan visi-misi yang dilakukan oleh presiden maupun wakil presiden," kata Pramono usai menemui korban kebakaran di Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis.

Menurut Pramono, usai Jakarta berubah menjadi DKJ maka pemerintah provinsi bersama pemerintah pusat harus sejalan dan saling melengkapi satu sama lain.

Pramono mengatakan sudah mempelajari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

"Contoh yang sederhana, kalau di pusat ada makan siang bergizi gratis oleh Pak Prabowo kemarin sudah disampaikan oleh Presiden Prabowo Rp10.000, maka kami di Jakarta akan ada sarapan pagi gratis," katanya.

Di 100 hari pertama usai dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta bersama Rano Karno (Bang Doel), dia akan kembali mengunjungi wilayah Jakarta yang pernah dikunjungi saat masa kampanye Pilkada ataupun yang belum dikunjungi.

"Karena saya ingin persoalan-persoalan yang menyangkut Kartu Jakarta Sehat, Jakarta Pintar, Lansia, Difabel, kemudian juga urusan RT/RW adalah persoalan dasar yang ada di masyarakat," katanya.

Selain itu, Pramono juga akan menyelesaikan permasalahan dasar lainnya seperti ijazah murid yang tertahan, persoalan Kampung Bayam, Tanah Merah dan Kampung Akuarium.

"Kampung Bayam, Tanah Merah, Kampung Akuarium, itu saya akan datangi di awal," ujar Pramono.

Dengan berubahnya Jakarta menjadi DKJ, Pramono akan menjadikan wajah Jakarta lebih terlihat. Pramono akan tetap memperlihatkan Betawi sebagai wajah Jakarta.

"Karena sudah bukan menjadi Ibu Kota Negara, ada identitas yang khas dan itu disebutkan adalah Betawi," tegas Pramono.

Pramono mengaku akan menggandeng semua pihak saat resmi memimpin Jakarta pada periode 2024-2029, termasuk mengajak calon gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil untuk membenahi permasalahan di Jakarta.

Pramono mengaku tak pernah memiliki masalah dengan siapapun sehingga akan merangkul semuanya untuk membangun Jakarta.

Bahkan, Pramono mengaku sudah menjalin komunikasi dengan para ketua umum (ketum) partai politik yang tidak mendukungnya di Pilkada Jakarta 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.