Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala BGN Minta ke Semua Petugas SPPG Bekerja dengan Tanggung Jawab dan Hati Nurani

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 16:20 WIB | Oleh:
Kepala BGN Minta ke Semua Petugas SPPG Bekerja dengan Tanggung Jawab dan Hati Nurani Doc: antara foto
Ket. Kepala BGN Sudaryono saat inspeksi mendadak di Bogor, Jabar, Jumat (24/7).

JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta kepada semua petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar menjalankan Program Makan Siang Sekolah Bergizi (MBG) dengan penuh tanggung jawab, kepedulian, dan hati nurani untuk melayani para penerima manfaat.

Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar itu menegaskan, Program MBG merupakan amanah besar untuk memenuhi hak gizi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok penerima manfaat lainnya, sehingga setiap petugas SPPG memegang peran penting dalam memastikan makanan yang disajikan tidak hanya memenuhi standar operasional, tetapi juga benar-benar aman, layak konsumsi, dan berkualitas.

"Jadi memang tadi pesan saya kepada semua kepala-kepala SPPG, pengawas gizi maupun akuntan dan semua petugas di dapur, ya kita kerja pakai hati. Bekerja bukan hanya kerja nyari duit, yang penting kasih makan, bukan! tapi benar-benar dilihat," ujar Sudaryono saat inspeksi mendadak di Bogor, Jabar, Jumat (24/7).

Menurutnya, keberhasilan Program MBG tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan terhadap standar operasional, tetapi juga oleh komitmen seluruh petugas dalam memastikan setiap makanan yang disajikan benar-benar layak, aman, dan bergizi.

Ia menjelaskan, seluruh standar operasional prosedur (SOP), petunjuk pelaksanaan (juklak), dan petunjuk teknis (juknis) tetap menjadi pedoman utama dalam penyelenggaraan Program MBG. Namun, setiap petugas juga harus menggunakan akal sehat dan kepedulian dalam menilai kualitas makanan yang akan disajikan.

"Jadi, juklak-juknis SOP tetap dilaksanakan, tetapi lebih dari itu, kita lihat pakai common sense, pakai hati, dengan akal sehat yang baik," katanya.

Sudaryono juga mengingatkan para kepala SPPG agar segera mengkomunikasikan setiap kekurangan yang masih ditemukan kepada mitra atau yayasan, sehingga kualitas layanan dapat terus ditingkatkan.

Selain itu, ia menegaskan bahwa setiap keberhasilan penyelenggaraan SPPG merupakan hasil kerja keras seluruh petugas yang patut diapresiasi. Sebaliknya, apabila ditemukan kekurangan dalam pelaksanaan, BGN akan segera melakukan pembinaan dan evaluasi terhadap SPPG sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.