Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

LRT Sumsel Catat Rekor 24,8 Juta Penumpang, Jadi Andalan Transportasi Palembang

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 20:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
LRT Sumsel Catat Rekor 24,8 Juta Penumpang, Jadi Andalan Transportasi Palembang Doc: ANTARA/Nova Wahyudi
Ket. Rangkaian kereta LRT melintas di samping Jembatan Ampera di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

PALEMBANG – Layanan Kereta Api Ringan (LRT) Sumatera Selatan menjadi bagian penting dari upaya membangun sistem transportasi perkotaan yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan terintegrasi.

Optimalisasi layanan tidak hanya berperan mengurangi kemacetan dan emisi kendaraan, tetapi juga meningkatkan konektivitas kawasan permukiman, pusat bisnis, dan destinasi publik.

Dalam jangka panjang, peningkatan jumlah penumpang serta integrasi dengan moda transportasi lain akan menentukan efektivitas LRT sebagai penggerak mobilitas masyarakat sekaligus pendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah di Sumatera Selatan.

Layanan Kereta Api Ringan (LRT) Sumatera Selatan telah melayani sebanyak 24.867.073 penumpang sejak mulai beroperasi pada 23 Juli 2018 hingga semester I 2026, atau selama delapan tahun beroperasi.

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti di Palembang, Jumat (24/7), mengatakan LRT Sumsel yang awalnya dioperasikan untuk mendukung mobilitas atlet pada ajang Asian Games 2018 kini telah menjadi bagian penting dari sistem transportasi publik di Kota Palembang.

Ia menjelaskan berbagai peningkatan layanan terus dilakukan, mulai dari menjaga ketepatan waktu perjalanan, mengatur waktu tunggu antar kereta (headway), memperkuat integrasi antarmoda, menambah perjalanan saat terdapat kegiatan nasional maupun khusus, hingga mempermudah sistem pembayaran tiket dan meningkatkan fasilitas di stasiun.

Perkembangan operasional LRT Sumsel juga terlihat dari peningkatan jumlah perjalanan kereta. Pada awal beroperasi hanya melayani 52 perjalanan setiap hari, kemudian meningkat menjadi 88 perjalanan dan kini mencapai 94 perjalanan per hari.

Peningkatan layanan tersebut turut diikuti kenaikan jumlah pengguna. Jika pada awal operasional rata-rata hanya melayani sekitar 3.000 penumpang per hari, saat ini jumlahnya meningkat menjadi sekitar 12.000 penumpang per hari.

Hingga semester I 2026, LRT Sumsel telah mengangkut 2.206.500 penumpang dengan rata-rata 12.190 penumpang per hari. Secara keseluruhan, rata-rata pengguna LRT Sumsel mencapai 3.108.384 penumpang setiap tahun selama delapan tahun terakhir.

Lima stasiun dengan aktivitas penumpang tertinggi yakni Stasiun Asrama Haji, DJKA, Ampera, Bumi Sriwijaya, dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

"Selama delapan tahun beroperasi, LRT Sumsel telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Sumatera Selatan, khususnya Kota Palembang. Bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS), kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa," katanya.

Selain meningkatkan layanan transportasi, LRT Sumsel juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penyediaan tenant usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Stasiun Bumi Sriwijaya, Cinde, Ampera, dan DJKA. Di sejumlah stasiun tersebut juga tersedia pojok baca sebagai upaya meningkatkan minat literasi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan LRT Sumsel juga semakin memperkuat budaya penggunaan transportasi publik di Palembang melalui integrasi dengan layanan feeder LRT serta konektivitas langsung menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II yang memudahkan masyarakat melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi udara.

Dalam rangka memperingati delapan tahun operasional LRT Sumsel, BPKARSS bersama PT KAI Divre III Palembang menggelar sejumlah kegiatan, di antaranya kampanye penggunaan LRT, fun walk, donor darah, dan berbagai kegiatan sosial lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.