Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anak Muda Harus Melek Keuangan atau Berisiko Terjebak Masalah Finansial

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 21:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anak Muda Harus Melek Keuangan atau Berisiko Terjebak Masalah Finansial Doc: ANTARA/ Auliya Rahman.
Ket. Pembeli memindai kode batang pembayaran nontunai Quick Response Code Indonesia Standar (QRIS) disalah satu kafe di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (24/7/2026).

JAKARTA – Literasi keuangan menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi semakin kompleksnya ekosistem keuangan digital.

Pemahaman yang baik tentang pengelolaan anggaran, menabung, berinvestasi, hingga mengenali risiko pinjaman dan investasi ilegal dapat membantu anak muda mengambil keputusan finansial yang lebih bijak.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kemudahan akses layanan keuangan, peningkatan literasi keuangan tidak hanya mendukung kesejahteraan individu, tetapi juga memperkuat inklusi keuangan dan menciptakan masyarakat yang lebih tangguh secara ekonomi dalam jangka panjang.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal mengatakan kecakapan dalam penggunaan teknologi digital pada anak muda perlu dibarengi dengan literasi keuangan digital yang mengedepankan aspek jangka panjang.

Faisal melihat pada generasi Z dan generasi Alpha memiliki keunggulan dalam teknologi digital, termasuk dalam aspek keuangan.

Namun, di balik tingginya literasi digital tersebut, kedua generasi ini masih menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan akibat pola konsumsi yang cenderung lebih mengutamakan kebutuhan sekunder dan tersier.

"Kalau saya melihat ya seringkali beda prioritas dalam hal konsumsi, atau seringkali justru hal-hal yang lebih ke sekunder, tersier dibandingkan yang lebih primer kecuali makanan," ujarnya di Jakarta, Jumat (24/7).

Ia menilai kemudahan akses terhadap teknologi dan layanan keuangan digital belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan menentukan prioritas keuangan jangka panjang.

Pola konsumsi yang berbeda pada generasi muda seringkali dipengaruhi oleh media sosial yang mendorong generasi muda menjadi lebih konsumtif demi mendapatkan pengakuan atau dianggap lebih eksis di dunia maya.

Menurutnya, kesadaran generasi muda dalam mengelola keuangan masih perlu ditingkatkan dan mulai memikirkan prioritas untuk konsumsi jangka panjang seperti kepemilikan rumah.

Selain itu, ia menekankan kemampuan menyusun prioritas pengeluaran dan merencanakan keuangan sejak dini dinilai menjadi bekal penting untuk menciptakan ketahanan finansial di masa depan.

Faisal menyarankan pada perbankan untuk mendorong penggunaan layanan keuangan digital yang tidak hanya dimanfaatkan sebatas untuk mempermudah konsumsi melainkan juga untuk kegiatan yang lebih produktif.

"Penggunaan layanan keuangan digital itu perlu digalakkan juga untuk generasi muda, tapi bukan hanya untuk pengelolaan keuangan, termasuk juga sampai pada untuk kegiatan produksi jadi untuk mereka bisa berwirausaha dan membangun bisnis," kata Faisal.

Faisal mengatakan dengan literasi keuangan yang lebih baik, digitalisasi di sektor keuangan dapat mendorong produktivitas pada generasi muda dan juga sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Trump Tuding Zelenskyy Tak Ingin Akhiri Perang

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Trump Tuding Zelenskyy Tak ...
Luar Negeri
Filipina Panggil Dubes Tion...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.