Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Dunia Bakal Hentikan Pinjaman ke Tiongkok pada 2031, Ini Sikap Beijing

2 Jumat, 24 Jul 2026, 16:15 WIB | Oleh:
Bank Dunia Bakal Hentikan Pinjaman ke Tiongkok pada 2031, Ini Sikap Beijing Bank Dunia Bakal Hentikan Pinjaman ke Tiongkok pada 2031, Ini Sikap Beijing Doc: Beijing News
Ket. Pemerintah Tiongkok menegaskan hubungan kerja sama dengan Bank Dunia akan tetap berlanjut meski lembaga keuangan internasional tersebut berencana mengakhiri pinjaman pembiayaan pembangunan bagi negara itu pada 2031. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari evolusi kemitraan seiring meningkatnya kapasitas ekonomi Tiongkok dalam beberapa dekade.

JAKARTA - Pemerintah Tiongkok menegaskan hubungan kerja sama dengan Bank Dunia akan tetap berlanjut meski lembaga keuangan internasional tersebut berencana mengakhiri pinjaman pembiayaan pembangunan bagi negara itu pada 2031. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari evolusi kemitraan seiring meningkatnya kapasitas ekonomi Tiongkok dalam beberapa dekade terakhir.

Pernyataan itu disampaikan Kementerian Keuangan Tiongkok melalui situs resminya pada 1 Juli, sebagaimana dilaporkan sejumlah media daring, termasuk Qianlong Wang, pada 2 Juli. Dalam keterangannya, pemerintah menyebut kerja sama antara Tiongkok dan Bank Dunia selama lebih dari 40 tahun telah memberikan kontribusi penting terhadap reformasi, keterbukaan ekonomi, pengentasan kemiskinan, serta pembangunan global.

Kementerian Keuangan Tiongkok menjelaskan bahwa nilai pinjaman dari Bank Dunia kepada negaranya memang terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan tersebut disebut sebagai konsekuensi alami dari meningkatnya kekuatan ekonomi nasional sekaligus berubahnya kebutuhan pembangunan domestik.

Menurut pemerintah Tiongkok, perubahan pola kerja sama tersebut juga sejalan dengan praktik internasional yang diterapkan Bank Dunia terhadap negara-negara anggotanya yang telah mengalami kemajuan ekonomi. Dengan demikian, hubungan kedua pihak kini lebih diarahkan pada kemitraan strategis dibandingkan dukungan pembiayaan pembangunan.

"Skala pinjaman Bank Dunia kepada Tiongkok secara bertahap menurun dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan pertumbuhan signifikan kekuatan nasional Tiongkok secara keseluruhan."

Pemerintah Tiongkok menegaskan statusnya sebagai negara berkembang terbesar di dunia tidak menghalangi komitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan Bank Dunia. Fokus kolaborasi ke depan akan diarahkan pada penanganan berbagai tantangan global serta pengembangan kerja sama berbasis pengetahuan.

Selain itu, Beijing juga menilai kolaborasi di bidang transfer pengetahuan akan mendukung pembangunan domestik yang lebih berkualitas sekaligus mendorong kemakmuran bersama di kalangan negara-negara berkembang. Pendekatan tersebut dipandang lebih relevan dengan kebutuhan pembangunan Tiongkok saat ini.

Rencana penghentian pinjaman pembiayaan pembangunan kepada Tiongkok dijadwalkan rampung pada 2031. Setelah proses tersebut selesai, Tiongkok tidak lagi berstatus sebagai negara peminjam Bank Dunia, sebuah perubahan yang dinilai mencerminkan meningkatnya kemampuan ekonomi negara tersebut dalam membiayai pembangunan secara mandiri.

Sejumlah negara anggota Bank Dunia, termasuk Amerika Serikat, selama bertahun-tahun mendorong penghentian pinjaman kepada Tiongkok. Mereka berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang sangat pesat sejak akhir abad ke-20 membuat negara tersebut tidak lagi membutuhkan dukungan pembiayaan pembangunan dari Bank Dunia.

Bank Dunia dikabarkan telah mengajukan usulan tersebut kepada dewan direksi eksekutif untuk dibahas lebih lanjut. Keputusan final mengenai penghentian pinjaman kepada Tiongkok dijadwalkan akan diputuskan dalam rapat dewan yang berlangsung pada pekan keempat Juli.

Apabila disahkan, kebijakan tersebut akan menjadi tonggak baru dalam hubungan antara Bank Dunia dan Tiongkok. Pergeseran ini sekaligus menunjukkan perubahan posisi Tiongkok dalam perekonomian global, dari penerima pembiayaan pembangunan menjadi mitra yang lebih berfokus pada kolaborasi strategis dan berbagi pengalaman pembangunan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Perempuan Disiapkan Kredit Rp2,6 Triliun dengan Bunga Tetap

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perempuan Disiapkan Kredit ...

Memerangi Berita Bohong Menjadi Tugas Bersama

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Memerangi Berita Bohong Men...
Megapolitan
Program Bedah Rumah Merah P...

Telkom Percepat Adopsi AI di Segmen Enterprise

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Telkom Percepat Adopsi AI d...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.