Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekjen Kemendagri Minta Pejabat Baru Tinggalkan Pola Kerja Lama

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 17:00 WIB | Oleh:
Sekjen Kemendagri Minta Pejabat Baru Tinggalkan Pola Kerja Lama Doc: Kemendagri
Ket. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, mengajak aparatur sipil negara (ASN), khususnya pejabat yang baru dilantik, untuk meninggalkan pola kerja yang hanya mengulang program tanpa pembaruan. Menurutnya, birokrasi harus mampu menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, mengajak aparatur sipil negara (ASN), khususnya pejabat yang baru dilantik, untuk meninggalkan pola kerja yang hanya mengulang program tanpa pembaruan. Menurutnya, birokrasi harus mampu menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sehingga setiap program memberikan manfaat yang nyata.

Pesan tersebut disampaikan Tomsi saat melantik Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di lingkungan Kemendagri di Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (24/7). Ia menegaskan setiap pejabat perlu memiliki pola pikir yang terbuka dan tidak terpaku pada kebiasaan kerja yang selama ini dijalankan.

"Oleh sebab itu, apa pun bidang tugas masing-masing cobalah untuk berpikir tidak terkungkung hanya pada kebiasaan tertentu,” ujar Tomsi.

Tomsi menjelaskan, tambahan alokasi anggaran yang diterima kementerian harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk menghadirkan berbagai terobosan baru. Anggaran tersebut diharapkan tidak hanya digunakan untuk memperbanyak kegiatan rutin, tetapi diarahkan pada program yang mampu memperkuat kinerja pemerintah daerah.

Ia menilai penggunaan anggaran yang efektif akan menghasilkan dampak yang lebih besar apabila difokuskan pada program pembinaan yang memberikan manfaat langsung bagi daerah. Dengan demikian, setiap kebijakan yang dijalankan Kemendagri dapat mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Selain itu, Tomsi mengingatkan pentingnya membangun pola pikir yang berorientasi pada hasil. Menurutnya, setiap program dan kegiatan harus dirancang dengan mempertimbangkan dampak jangka panjang agar mampu menghasilkan perubahan yang terukur.

"Kalau cara berpikir itu kita bisa untuk melihat beberapa langkah ke depan, maka kita akan lebih baik," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tomsi juga berpesan agar seluruh pejabat yang baru dilantik menjalankan amanah dengan penuh integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian. Ia menilai nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Tak hanya itu, ia mengajak para pejabat untuk terus menjaga komunikasi yang baik, mempererat silaturahmi, serta mengedepankan kejujuran dalam bekerja. Menurutnya, prinsip-prinsip tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan seluruh agama sebagai pedoman dalam menjalankan tugas pemerintahan.

"Yang ada perintah bekerja baik, bekerja keras, jujur, bersilaturahmi yang baik, ya, berkomunikasi baik," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.