Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Hanya di RI! Pertamina Drilling Ekspansi ke Malaysia & Timor Leste, Bidik Pasar Global

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 19:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tak Hanya di RI! Pertamina Drilling Ekspansi ke Malaysia & Timor Leste, Bidik Pasar Global Doc: istimewa
Ket. Pertamina Drilling saat ini mengoperasikan total 58 unit rig, yang terdiri atas 53 land rig, tiga jack-up rig melalui strategic alliance, serta dua offshore workover rig berkapasitas 550 HP

JAKARTA -- PT. Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menegaskan posisinya sebagai pemilik armada land rig terbesar di Asia Tenggara sekaligus memperkuat perannya sebagai penyedia solusi pengeboran terintegrasi (one stop drilling solution) untuk mendukung ketahanan energi nasional dan ekspansi bisnis di pasar internasional.

Hal itu disampaikan Vice President Corporate Secretary & Legal Counsel Pertamina Drilling, Himawan Djatmiko, saat ditemui awak media di Jakarta, Rabu (22/7).

Menurut Himawan, Pertamina Drilling merupakan bagian dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina yang berperan sebagai penyedia jasa pengeboran dan layanan pendukung bagi seluruh regional Subholding Upstream maupun pasar non-captive.

"Kami adalah land rig owner terbesar di Asia Tenggara, dengan 53 unit rig onshore berkapasitas 150 HP hingga 2.000 HP yang siap mendukung berbagai kebutuhan pengeboran," ujar Himawan.

Selain armada land rig tersebut, Pertamina Drilling saat ini mengoperasikan total 58 unit rig, yang terdiri atas 53 land rig, tiga jack-up rig melalui strategic alliance, serta dua offshore workover rig berkapasitas 550 HP.

Himawan mengatakan, sebagai salah satu perusahaan jasa hulu migas terbesar di Indonesia, Pertamina Drilling tidak hanya menyediakan armada rig, tetapi juga menghadirkan layanan pengeboran yang terintegrasi.

"Sebagai salah satu penyedia jasa upstream terkemuka di Indonesia, kami menghadirkan solusi pengeboran terintegrasi melalui layanan one stop drilling solution, IPM (Integrated Project Management)" katanya.

Layanan tersebut didukung lebih dari 110 layanan associated drilling dan non-rig services, mulai dari directional drilling, cementing, mud logging, fishing, hydraulic fracturing and stimulation, drilling completion fluid services, hingga plug and abandonment.

Operasional Pertamina Drilling saat ini menjangkau lima regional Subholding Upstream Pertamina, yakni Pertamina Hulu Rokan, Pertamina EP, Pertamina Hulu Indonesia, dan Pertamina EP Cepu, serta mendukung Pertamina Geothermal Energy dan Kilang Pertamina Balikpapan. Perusahaan juga melayani pelanggan non-captive seperti ExxonMobil dan Petronas, serta memiliki aktivitas internasional bersama UZMA di Malaysia dan Drilling Consultant di Timor Leste.

Di bidang pengembangan sumber daya manusia, Pertamina Drilling juga memiliki Indonesia Drilling Training Center (IDTC) di Indramayu yang menjadi satu-satunya pusat pelatihan pengeboran di Indonesia yang dilengkapi real rig 150 HP sebagai simulator. Fasilitas tersebut telah dimanfaatkan peserta dari Tanzania, Namibia, Timor Leste, hingga Medco Energi.

Dari sisi kinerja bisnis, Pertamina Drilling membukukan pertumbuhan yang konsisten. Pendapatan meningkat dari US 435,7 juta pada 2025, sementara laba bersih naik dari US 29,61 juta pada periode yang sama.

Perusahaan juga mencatatkan Total Recordable Incident Rate (TRIR) sebesar 0,29 pada 2025 atau sekitar 29 persen lebih rendah dibandingkan rata-rata industri global IADC sebesar 0,41. Sementara Non-Productive Time (NPT) berada di angka 1,29 persen, sekitar enam kali lebih rendah dibandingkan rata-rata kontraktor rig di Indonesia yang mencapai 8,19 persen.

Ke depan, Pertamina Drilling memproyeksikan pertumbuhan pendapatan periode 2026–2034 dengan CAGR sekitar 11,33 persen. Strategi tersebut akan difokuskan pada penguatan bisnis End-to-End Well Construction, pengembangan proyek CCS/CCUS melalui skema Integrated CCS/CCUS Engineering Supervisory and Services (ICESS), ekspansi ke sektor panas bumi, proyek deepwater, penambahan armada jack-up rig, hingga perluasan bisnis internasional.

"Pertamina Drilling akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis industri hulu migas melalui inovasi, peningkatan kapabilitas layanan, serta pengembangan bisnis yang berkelanjutan untuk mendukung ketahanan energi nasional," tutup Himawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Luar Negeri
Trump Tolak Pembentukan Lem...

Empat Pekerja Tambang Nikel di Konawe Utara Tewas Tertimbun Longsor

21 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Empat Pekerja Tambang Nikel...
Olahraga
Indonesia Masih Tanpa Emas,...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.