Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pulau Idaman Disulap Jadi Magnet Wisata Baru, Aceh Timur Bidik Lonjakan Turis

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 19:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pulau Idaman Disulap Jadi Magnet Wisata Baru, Aceh Timur Bidik Lonjakan Turis Doc: ANTARA/HO-Disparpora Aceh Timur
Ket. Foto udara Pulau idaman di Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (24/7/2026).

BANDA ACEH – Pengembangan destinasi wisata unggulan menjadi strategi penting untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Keberhasilannya tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kualitas layanan, pelestarian budaya dan lingkungan, serta keterlibatan masyarakat lokal.

Dengan pengelolaan yang terintegrasi, destinasi unggulan mampu menarik lebih banyak wisatawan, memperpanjang lama tinggal, dan menciptakan efek berganda bagi pelaku UMKM, industri kreatif, serta penyerapan tenaga kerja.

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mengembangkan Pulau Idaman di pesisir Gampong Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, menjadi destinasi wisata unggulan di kabupaten tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Aceh Timur Syahril di Aceh Timur, Jumat (24/7), mengatakan Pulau Idaman memiliki keindahan alam yang menjadi potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan.

"Pulau Idaman memiliki potensi wisata besar. Keindahan alamnya masih alami, lingkungannya masih terjaga, dan memiliki nilai konservasi yang harus dipertahankan. Potensi seperti ini perlu dikelola dengan baik agar memberi manfaat bagi masyarakat tanpa merusak kelestarian alamnya," katanya.

Menurut dia, pulau Idaman memiliki daya tarik tidak dimiliki banyak kawasan wisata lainnya. Selain menyuguhkan panorama alam asri, pulau seluas sekitar 18 hektare itu juga memiliki nilai konservasi karena menjadi habitat penyu yang datang bertelur pada musim tertentu.

Ia menambahkan pulau berada tidak jauh dari pesisir Kuala Simpang Ulim itu menawarkan hamparan pasir, pepohonan rindang, suasana yang tenang, serta udara laut yang segar.

"Kondisi tersebut menjadikannya sebagai lokasi yang cocok untuk wisata keluarga, rekreasi, hingga kegiatan edukasi lingkungan atau konservasi alam," kata Syahril.

Selain wisata alam, Pulau Idaman juga dikenal sebagai lokasi favorit bagi para pemancing. Aktivitas tersebut selama ini turut memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat sekitar melalui penyewaan sampan, jasa transportasi laut, hingga penyediaan kebutuhan wisatawan.

Pengembangan kawasan wisata tersebut, kata dia, sempat mengalami hambatan setelah sejumlah fasilitas mengalami kerusakan akibat banjir yang melanda kawasan pesisir. Meski demikian, semangat masyarakat untuk menghidupkan wisata Pulau Idaman tidak pernah surut.

Syahril menilai konsep pariwisata berbasis masyarakat atau community based tourism menjadi model yang tepat diterapkan di Pulau Idaman. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama dalam mengelola dan mengembangkan destinasi wisata.

"Harapan kami, masyarakat menjadi bagian utama dalam pengelolaan wisata. Ketika wisata berkembang, masyarakat juga memperoleh manfaat ekonomi melalui penyediaan transportasi, kuliner, homestay, maupun usaha mikro lainnya," katanya.

Syahril optimistis Pulau Idaman memiliki peluang besar menjadi ikon wisata pesisir Aceh Timur apabila seluruh pihak dapat bersinergi, mulai dari pemerintah, aparatur gampong, Panglima Laot, hingga masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.