Luncurkan Eugene Museum Bali, Eugene Studio Bakal Debut Karya di Art Jakarta 2024
📅 Selasa, 24 Sep 2024, 18:20 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Dok. Art Jakarta
Menyusul pameran tunggal yang sangat terkenal "New Sea: After the Rainbow" di Museum Seni Kontemporer Tokyo, semakin besarnya harapan dan dukungan dari berbagai daerah dan negara menggerakkan untuk mendirikan museum permanen, "Eugene Museum in Bali". Terletak sekitar sepuluh menit dari Pura Tanah Lot yang terkenal, di dasar situs Warisan Dunia UNESCO, museum ini akan dirancang oleh arsitek ternama Indonesia, Andra Matin.
Dalam video yang baru-baru ini dirilis dari museum, sang arsitek menggali konsep bangunan, mengungkap sketsa dan wawasan baru tentang bahan yang digunakan. Video tersebut juga menampilkan sang seniman yang membahas perjalanan dari konsep hingga realisasi museum permanen, dengan cuplikan dari studio dan rumahnya.
Musim gugur ini, sebagai bagian dari seleksi khusus di Art Jakarta, pameran seni terkemuka di Asia Tenggara yang diadakan di Indonesia seri "White Painting" akan dipamerkan di "SPOT", sebuah pameran khusus yang menampilkan sepuluh seniman terkemuka yang dipilih dari seluruh peserta. Pameran ini akan menandai presentasi pertama di Asia Tenggara.
Eugene diundang untuk berpartisipasi dalam Art Jakarta, salah satu pameran seni internasional paling penting di kawasan Asia. Sebagai bagian dari seleksi khusus "SPOT," yang menyoroti sepuluh seniman terkemuka yang dipilih dari antara semua peserta, Eugene akan memamerkan karya-karya dari seri White Painting.
Seri White Painting, yang dimulai pada tahun 2017, menampilkan kanvas yang diberi judul dengan nama-nama individu yang pernah menciumnya. Seri ini dibagi menjadi dua versi: satu dilakukan di ruang publik di seluruh dunia, termasuk AS, Meksiko, Italia, Tiongkok, dan lainnya, dan yang lainnya difokuskan pada keluarga-keluarga tertentu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hingga saat ini, lebih dari 600 individu telah berpartisipasi dalam seri ini, dengan ciuman dan percakapan mereka didokumentasikan dengan cermat, dan nama-nama mereka menjadi judul karya seni. Pameran di Jakarta ini menandai debut seri ini di Asia Tenggara.
Tentang Eugene Museum in Bali
Terletak sepuluh menit dari Pura Tanah Lot yang terkenal, di dasar situs Warisan Dunia UNESCO, Eugene Museum in Bali adalah museum permanen yang terletak di tengah tanaman hijau subur dan lautan, didirikan bersama berbagai komunitas dari seluruh dunia. Desain arsitektur museum, karya arsitek ternama Indonesia Andra Matin, menampilkan karya seni permanen karya Eugene Kangawa / EUGENE STUDIO (selanjutnya disebut Eugene), berpadu sempurna dengan alam, seni, dan arsitektur. Pengunjung dapat merasakan keharmonisan ini secara mendalam di situs museum seluas 1 ha, yang akan dibuka untuk umum pada tahun 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Museum seluas 5.000 ?, yang dirancang untuk menembus pepohonan yang ada, akan menampilkan lebih dari sepuluh ruangan yang memamerkan karya seni seperti Golden Rain, Infinite Ocean, dan lukisan besar dan bercahaya. Museum ini juga akan mencakup restoran, perpustakaan, dan program menginap, menawarkan ruang di mana pengunjung dari semua generasi dapat membenamkan diri dalam pengalaman mendalam yang memperkaya siang dan malam.
Lukisan dan instalasi berskala besar karya Eugene, yang mengeksplorasi tema-tema seperti cinta dan peluang, cahaya dan bayangan, serta alam atau meta-alam, selaras dengan orang-orang yang menavigasi kompleksitas kehidupan kontemporer. Khususnya, pameran tunggal Eugene di Museum of Contemporary Art Tokyo pada tahun 2021-22-di mana ia menjadi seniman termuda yang mengadakan pameran tunggal-menarik antrean panjang meski diadakan di masa pandemi COVID-19. Dampak dari pameran ini bergema secara global dan menjangkau beragam komunitas, termasuk di Indonesia. Dengan dukungan dan harapan kuat dari komunitas yang percaya bahwa karya seninya harus dipamerkan secara permanen dan dapat diakses oleh semua generasi di seluruh dunia, Museum Eugene in Bali didirikan di lingkungan Bali yang kaya akan alam dan dinamis secara internasional.
Berdekatan dengan museum terdapat sekolah internasional, yang siap menjadi pusat baru dari Asia, menawarkan program pendidikan yang dikembangkan melalui kerja sama dengan negara-negara tetangga.
Di Eugene Museum in Bali, karya pengalaman Eugene, yang memadukan alam, fisika, dan filsafat, akan selaras dengan keindahan alam yang kaya di kawasan ini, dan diharapkan dapat menciptakan ruang di mana alam, seni, dan pengunjung hidup berdampingan secara harmonis.
Sebuah program khusus saat ini sedang diadakan di studio besar berukuran 700 ? (Eugene Atelier iii) dekat Tokyo, di mana tim museum lokal dan Eugene berkolaborasi untuk memamerkan model dan karya seni sebelum pembukaan resmi museum untuk umum.
Tentang Andra Matin
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!