Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Garuda Gandeng Saudia Perluas Akses Wisman ke RI Dorong Pertumbuhan Pariwisata dan Ekonomi Nasional

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 20:27 WIB | Oleh:
Garuda Gandeng Saudia Perluas Akses Wisman ke RI Dorong Pertumbuhan Pariwisata dan Ekonomi Nasional Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Pesawat Garuda Indonesia bersiap melayani penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

JAKARTA - Garuda Indonesia menggandeng Saudia memperluas akses wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia melalui penguatan konektivitas global guna mendorong pertumbuhan pariwisata, trafik internasional dan aktivitas ekonomi nasional.

Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro mengatakan, pihaknya memperkuat transformasi kinerja melalui kemitraan strategis dengan Saudia untuk memperluas konektivitas internasional menuju Indonesia.

“Melalui kolaborasi dengan Saudia, kami ingin menghubungkan jaringan domestik dengan akses global yang lebih luas, sehingga semakin banyak pengguna jasa dari Timur Tengah, Eropa, Afrika dan Australia dapat menjangkau berbagai destinasi di Indonesia,” kata Thomas dalam keterangan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/7).

Momentum tersebut mempertegas besarnya peluang penguatan konektivitas penerbangan internasional dalam mendukung pertumbuhan pariwisata dan aktivitas ekonomi nasional.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia pada Mei 2026 mencapai 1,38 juta kunjungan, tumbuh 5,83 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun komitmen kolaborasi Garuda Indonesia dan Saudia ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada awal Juni 2026 di Rio de Janeiro, Brasil, bertepatan dengan penyelenggaraan International Air Transport Association (IATA) Annual General Meeting 2026.

Melalui kerja sama itu, kedua maskapai melakukan penguatan skema codeshare, perjanjian interline, serta potensi pengembangan joint business.

Inisiatif tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan destinasi, meningkatkan konektivitas antarpenerbangan, serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin terintegrasi bagi pengguna jasa kedua maskapai.

Thomas mengatakan kolaborasi dengan Saudia menjadi bagian strategi transformasi Garuda Indonesia untuk memperkuat jaringan internasional melalui kemitraan global yang memperluas akses pasar, membuka arus trafik baru, dan meningkatkan pertumbuhan kinerja perusahaan.

Sinergi tersebut akan menghubungkan jaringan Saudia di berbagai pasar internasional dengan jaringan domestik Garuda Indonesia yang menjangkau kota-kota utama, pusat pertumbuhan ekonomi dan destinasi pariwisata di tanah air.

Pada saat yang sama, pengguna jasa Garuda Indonesia juga berpeluang memperoleh akses perjalanan yang lebih luas menuju berbagai destinasi dalam jaringan Saudia.

Menurut Thomas, integrasi kekuatan jaringan kedua maskapai memiliki nilai strategis dalam memperluas basis pasar internasional Garuda Indonesia serta memperkuat Indonesia sebagai bagian dari arus perjalanan global.

“Indonesia memiliki potensi besar sebagai tujuan pariwisata, perdagangan, investasi, dan mobilitas internasional. Dengan menghubungkan jaringan global Saudia dan jaringan domestik Garuda Indonesia, kami berharap dapat membawa lebih banyak wisatawan dan pelaku bisnis internasional ke Indonesia,” jelas Thomas.

Chief Commercial Officer Saudia, Arved von zur Muehlen mengatakan Nota Kesepahaman tersebut memperkuat fondasi kerja sama antara Saudia dan Garuda Indonesia sekaligus mencerminkan fokus strategis kedua maskapai dalam membangun kemitraan bernilai tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.