Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hypernet Technologies Perluas Layanan ke Segmen UKM melalui Whooz

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 19:20 WIB | Oleh:
Hypernet Technologies Perluas Layanan ke Segmen UKM melalui Whooz Doc: Hypernet Technologies
Ket. Dari kiri, Dodi Fitriyadi (Managed Connectivity & Infrastructure Department Head), William Soeganda (VP of Commercial), Harry Nugroho (Retail & Small Medium Enterprise Department Head Whooz), Sudino Oei (CTO Hypernet Technologies), Alvin Adrianus Kasim (VP of Regional), Oktaviani Handojo (VP of Brand and Marketing).

JAKARTA — Hypernet Technologies, perusahaan penyedia solusi teknologi informasi di bawah naungan XLSmart, memperluas pasar dengan menyasar pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) melalui peluncuran Whooz by Hypernet Technologies.

Whooz merupakan lini brand sekaligus segmen layanan baru yang menawarkan katalog solusi ekosistem teknologi informasi siap pakai bagi pelaku usaha menengah ke atas dengan model bisnis UKM. Layanan ini dirancang sebagai alternatif bagi pelaku usaha yang membutuhkan infrastruktur teknologi tanpa harus mengeluarkan investasi modal besar untuk pengadaan perangkat di awal.

Melalui Whooz, pelanggan dapat menggunakan skema biaya layanan bulanan tetap yang mencakup kebutuhan teknologi informasi dan pengelolaannya. Layanan tersebut juga dilengkapi dengan asisten virtual berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Joko AI.

Peluncuran Whooz dilakukan di tengah meningkatnya adopsi transaksi digital di Indonesia. Berdasarkan data Bank Indonesia yang dikutip perusahaan, penetrasi QRIS telah mencapai 57 juta pengguna dan 39,3 juta merchant, dengan pelaku usaha menjadi salah satu kelompok pengguna terbesar.

Pertumbuhan transaksi digital tersebut berjalan beriringan dengan semakin luasnya penggunaan sistem Point-of-Sales (POS) dalam operasional bisnis. Kondisi ini membuat kebutuhan terhadap infrastruktur teknologi informasi dan jaringan yang andal semakin penting untuk memastikan kegiatan operasional berjalan tanpa gangguan.

VP Brand & Marketing Hypernet Technologies, Oktaviani Handojo, mengatakan peluncuran Whooz menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas portofolio layanan. Selama 19 tahun, Hypernet Technologies lebih banyak dikenal melalui layanan solusi teknologi untuk perusahaan berskala enterprise.

Kini, perusahaan berupaya membuka akses terhadap solusi teknologi terkelola bagi pelaku usaha menengah ke atas. Peluncuran Whooz merupakan komitmen nyata dari strategi pemasaran kami untuk menghadirkan ekosistem teknologi terkelola yang ringkas dan bebas kompleksitas IT, di mana seluruh pemeliharaan hardware dan instalasi dikawal penuh selama 24 jam.

Ini adalah perwujudan konkret dari perluasan janji layanan dan tagline korporat utama Hypernet Technologies kepada para pemilik bisnis cabang, yaitu #TerimaBeres,” ujar Oktaviani melalui keterangannya pada hari Rabu (29/8).

Solusi IT Siap Pakai untuk F&B dan Retail

Berbeda dengan solusi Hypernet Technologies sebelumnya yang lebih banyak dikembangkan secara khusus sesuai kebutuhan masing-masing pelanggan, Whooz menawarkan pendekatan berbasis katalog solusi siap pakai.

Layanan tersebut menggabungkan fungsi System Integrator (SI) dan Internet Service Provider (ISP) dalam satu layanan. Dengan model tersebut, pelanggan dapat mengakses berbagai kebutuhan infrastruktur teknologi melalui satu pintu.

Portofolio Whooz mencakup sejumlah kebutuhan operasional bisnis yang terbagi dalam beberapa segmen. Untuk sektor Food & Beverage (F&B) dan retail, solusi yang ditawarkan antara lain sistem POS kasir, jaringan Wi-Fi bagi pengunjung, Uninterruptible Power Supply (UPS), hingga firewall.

Sementara itu, untuk segmen perkantoran dan industri jasa, Whooz menyediakan solusi seperti Microsoft 365, Microsoft Teams, serta ruang rapat pintar yang dilengkapi Smart Board.

Hypernet Technologies menyebut kesiapan portofolio Whooz telah digunakan untuk mendukung operasional digital sejumlah brand yang bergerak di sektor UKM, di antaranya Guess, Eiger, Sushi Hiro, Optik Melawai, K3 Mart, Wingstop, Wondermind, dan Atria Furnishing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Luar Negeri
IOM: Pertikaian Terbaru di ...
Megapolitan
Tol Kataraja Perkuat Koneks...
Megapolitan
Warga Perlu Diedukasi Hadap...
Advertisement
Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.