Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Harus Segera Terapkan Kebijakan yang Tepat Antisipasi Dampak Perang AS-Iran

8 Rabu, 29 Jul 2026, 20:55 WIB | Oleh:
Pemerintah Harus Segera Terapkan Kebijakan yang Tepat Antisipasi Dampak Perang AS-Iran Pemerintah Harus Segera Terapkan Kebijakan yang Tepat Antisipasi Dampak Perang AS-Iran Doc: istimewa
Ket. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

JAKARTA - Berlarutnya proses perdamaian Amerika Serikat (AS) dan Iran harus menjadi alarm bagi Indonesia untuk segera menerapkan kebijakan yang tepat sehingga mampu mengatasi dampak yang terjadi.

“Ketidakpastian akibat konflik yang melibatkan penutupan Selat Hormuz mengharuskan Indonesia melakukan diversifikasi risiko geopolitiknya secara substantif," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam sambutannya pada diskusi daring bertema Jalan Buntu Perdamaian Iran-AS dan Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia dan Dunia yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (29/7).

Diskusi yang dimoderatori Luthfi Assyaukanie, Ph.D (Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI) itu menghadirkan narasumber Prof. Dr. Siti Mutiah Setiawati, M.A. (Guru Besar Geopolitik Timur Tengah, Fisipol Universitas Gadjah Mada /UGM), Dr. Fahmy Radhi, M.B.A. (Pengamat Ekonomi Energi - Konsultan Ekonomi Energi SKK Migas dan Pertamina), dan Shofwan Al Banna Choiruzzad, Ph.D. (Pengamat Hubungan Internasional, Universitas Indonesia).

Selain itu, hadir pula Mohammad Faisal, Ph.D (Direktur CORE Indonesia) sebagai penanggap.

Lestari mengungkapkan bahwa konflik yang berlangsung sejak serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari 2026 telah mengganggu jalur vital Selat Hormuz yang mengalirkan sekitar seperlima minyak dan gas dunia.

Akibatnya, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, harga minyak dunia melonjak 25%-30% di atas asumsi APBN 2026 sebesar US$70 per barel.

Rerie yang juga Anggota Komisi X DPR RI itu mengingatkan bahwa setiap kenaikan harga minyak sebesar US$1 per barel menambah beban APBN sekitar 6,8 triliun rupiah, sementara pelemahan rupiah 100 rupiah per dollar menambah beban sekitar 800 miliar rupiah.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itumendorong pemanfaatan penerapan politik bebas aktif dalam membuka berbagai peluang yang ada dalam menghadapi kondisi ketidakpastian global.

Selain itu, Rerie berharap, para pemangku kepentingan dapat segera mengambil langkah-langkah antispatif untuk meredam dampak guncangan ekonomi global, sebagai bagian dari upaya menjalankan amanah konstitusi untuk melindungi setiap warga negara.

Pengamat Hubungan Internasional UI, Shofwan Al Banna Choiruzzad berpendapat bahwa bahwa kondisi perang AS- Iran saat ini harap-harap cemas, karena setelah sempat berhenti, kedua negara kembali saling serang.

"Apakah kondisi ini menandakan perundingan menghadapi jalan buntu? Cara kita memahami perang sangat penting dalam memperkirakan akhir dari proses perundingan," ujar Shofwan.

Dia berpendapat bahwa perang AS-Iran belum menghadapi jalan buntu. Karena, menurut Shofwan, saling serang itu bagian dari proses perundingan.

Masing-masing pihak yang bertikai, jelas dia, memiliki daya tawar dalam melakukan negosiasi terkait hal-hal yang sensitif. "Saya menilai perundingan AS-Iran belum buntu karena berdialognya tidak di atas meja, dalam bentuk saling serang itu," ujarnya.

Guru Besar Geopolitik Timur Tengah, Fisipol UGM Siti Mutiah Setiawati menilai, Indonesia dalam posisi canggung menyikapi perang AS-Iran karena Indonesia dinilai sudah berpihak pada salah satu negara yang berkonflik.

Menurut Siti, ada kesulitan diplomasi yang penting dan harus segera diatasi, karena posisi Indonesia dinilai tidak netral oleh sejumlah pihak.

Menurut dia, perundingan AS-Iran tidak kunjung membuahkan perdamaian, karenapihak-pihak yang bertikai tidak komit dengan kesepakatan yang dicapai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Olahraga
Peluang Besar bagi Bezzecch...
Advertisement
Luar Biasa Seru, Persija Tundukkan Persebaya 1-0, Gol Menit 89   

Luar Biasa Seru, Persija Tundukkan Persebaya 1-0, Gol Menit 89  

07 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.