Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemilihan Sekolah untuk Percontohan Pengembangan Urban Farming

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemilihan Sekolah untuk Percontohan Pengembangan Urban Farming Doc: Antara
Ket. Wali Kota Jakarta Timur Munjirin memimpin panen jagung serentak di lahan urban farming Markas Yonif 201/Jaya Yudha, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (23/12/2025).

Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Timur akan memilih satu sekolah di setiap kecamatan sebagai lokasi percontohan pengembangan pertanian perkotaan (urban farming) guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekolah sebagai sarana pembelajaran, budidaya pangan, dan peningkatan kepedulian terhadap lingkungan.

"Kami juga akan memilih lokasi unggulan di setiap kecamatan untuk dijadikan percontohan pemanfaatan lahan sekolah secara optimal. Program tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui pendampingan dan penyuluhan," kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur Taufik Yulianto di Jakarta, Rabu.

Sekolah yang terpilih nantinya akan menjadi contoh pemanfaatan lahan sekolah secara optimal untuk kegiatan pertanian, perikanan, hingga pengolahan hasil.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Jakarta Timur melalui Suku Dinas KPKP untuk mendorong pemanfaatan lahan di lingkungan pendidikan sebagai ruang kegiatan produktif bagi peserta didik.

Taufik menyebut, pihaknya telah melakukan inventarisasi terhadap sekolah-sekolah yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai lokasi urban farming.

Menurut Taufik, inventarisasi diperlukan untuk melihat potensi dan kebutuhan masing-masing sekolah sebelum ditetapkan sebagai lokasi percontohan. Sekolah yang dinilai memiliki kesiapan dan potensi akan menjadi bagian dari pengembangan urban farming di Jakarta Timur.

"Kami berharap kehadiran kami di sekolah-sekolah dapat memberikan kontribusi yang positif, baik untuk siswa, komite, kepala sekolah maupun masyarakat sekitar, terutama dalam memanfaatkan lahan-lahan yang ada di sekolah untuk kegiatan pertanian, perikanan, dan pengolahan hasil," ucap Taufik.

Lebih lanjut, Taufik menyebut, pengembangan urban farming juga bisa menjadi sarana pembelajaran sekaligus kegiatan positif bagi siswa di luar pendidikan formal.

Melalui kegiatan urban farming, peserta didik dapat memperoleh pengalaman langsung dalam memanfaatkan lahan, melakukan budidaya, mengenal proses produksi pangan, hingga memahami pengelolaan hasil. Kegiatan tersebut juga dapat mendorong kepedulian siswa terhadap lingkungan.

Untuk memastikan program berjalan sesuai kebutuhan sekolah, Sudin KPKP Jakarta Timur telah menghimpun berbagai masukan dari satuan pendidikan. Sejumlah kebutuhan yang disampaikan sekolah antara lain berkaitan dengan teknologi budidaya, peningkatan pemasaran hasil, serta penguatan kapasitas guru dan siswa.

Masukan tersebut menjadi bahan dalam menyiapkan pola pendampingan bagi sekolah. Dengan demikian, pengembangan urban farming tidak berhenti pada penyediaan fasilitas, tetapi dapat terus berjalan dan berkembang sesuai dengan kondisi masing-masing sekolah.

Taufik mengaku, pihaknya sebelumnya juga telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan sekolah, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan media. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan rapat koordinasi serta workshop yang diikuti seluruh sekolah di Jakarta Timur.

"Alhamdulillah, antusiasme sekolah sangat positif. Kami berharap ini menjadi langkah awal yang baik," ujar Taufik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Gemarikan Cegah "Stunting" Digencarkan Forikan Kalbar untuk Bangun Generasi Indonesia Emas 2045

Gemarikan Cegah "Stunting" Digencarkan Forikan Kalbar untuk Bangun Generasi Indonesia Emas 2045

29 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 4
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 4
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.