Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Luncurkan Eugene Museum Bali, Eugene Studio Bakal Debut Karya di Art Jakarta 2024

📅 Selasa, 24 Sep 2024, 18:20 WIB | Oleh:

Andra Matin, lahir pada tahun 1962 di Indonesia, adalah seorang arsitek terkemuka yang mewakili Indonesia. Ia menerima Perhatian Khusus pada Pameran Arsitektur Internasional Venice Biennale pada tahun 2018 dan Penghargaan Aga Khan untuk Arsitektur, sering disebut sebagai Hadiah Pritzker di dunia Islam, pada tahun 2022. Ia telah mengerjakan berbagai proyek, termasuk bangunan tempat tinggal, museum, masjid, dan kolam renang umum. Karya besarnya antara lain "Bandara Blimbingsari" (2010), "Potato Head" (2010), dan "Masjid Tubaba" (2017).

Lahir di Bandung, Jawa Barat, ia lulus dari Fakultas Arsitektur Universitas Parahyangan pada tahun 1981. Ia bekerja di Grahacipta Hadiprana dari tahun 1990 hingga 1998 sebelum mendirikan perusahaannya sendiri pada tahun 1998, yang kini mempekerjakan lebih dari 40 staf di Bandung.

Tentang Eugene Kangawa / Studio Eugene

Eugene Kangawa adalah seniman kontemporer yang lahir di Amerika Serikat pada tahun 1989. Karyanya terutama berfokus pada instalasi dan lukisan berskala besar. Ia telah mengadakan beberapa pameran terkenal, termasuk pameran tunggal "New Sea: After the Rainbow" (2021-22) di Museum of Contemporary Art Tokyo, "de-sport:" (2020) di the 21st Century Museum of Contemporary Art, Kanazawa, "1/2 Century Later." (2017) di the Shiseido Gallery, dan "89+" (2014) di Serpentine Gallery in London, pameran-pameran terebut di antara banyak pameran kelompok lainnya.

Film pendeknya, yang dirilis di Amerika Serikat, telah dipilih sebagai entri resmi dan menerima penghargaan di berbagai festival film, termasuk Festival Film Internasional Rhode Island, Festival Film Pan Afrika, Festival Film Internasional Brooklyn, dan Festival Film Internasional Houston. Di studionya, ia juga mengonsep "PLAY EARTH PARK", sebuah taman yang dirancang untuk generasi masa depan.

Kontribusi awalnya didokumentasikan dalam buku "The Era of Art + Technology" tahun 2017 oleh Daisuke Miyatsu (diterbitkan oleh Kobunsha Shinsho), yang merinci keterlibatannya dalam perencanaan kota, bioteknologi, serta penelitian dan pengembangan kecerdasan buatan. Ia diakui sebagai salah satu dari empat seniman terkemuka Jepang di bidang ini. Eugene Studio, didirikan pada tahun 2016, terdiri dari tim staf beragam yang terlibat dalam aktivitas produksi dan penelitian sehari-hari.

(IKN/TSR)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Saham SpaceX Meroket, Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia

Saham SpaceX Meroket, Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia

13 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.