Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Momen Trump Selamat dari Penembakan Menjadi Bahan Kampanye di Media Sosial

📅 Minggu, 14 Jul 2024, 10:43 WIB | Oleh:
Momen Trump Selamat dari Penembakan Menjadi Bahan Kampanye di Media Sosial Doc: Istimewa
Ket. Calon presiden dari Partai Republik, mantan Presiden Donald Trump, memberi isyarat perlawanan saat dikelilingi oleh agen Dinas Rahasia AS saat meninggalkan panggung pada rapat umum kampanye, Sabtu, (13/4), di Butler, Pennsylvania.

BUTLER - Dikelilingi oleh agen Secret Service, darah mengalir di wajahnya, Donald Trump terlihat mengepalkan tinjunya. Mantan presiden itu baru saja selamat dari tembakan yang dilancarkan dalam upaya pembunuhan, dan foto reaksi agresifnya yang khas langsung menjadi ikon. Tinju yang diangkat telah lama menjadi simbol perlawanan terhadap penindasan atau kekuasaan dan tanda kemenangan.

Seorang fotografer mengabadikan momen tersebut, dengan bendera Amerika Serikat tergantung di latar belakang, dan gambarnya membanjiri media sosial.

"Dia tidak akan pernah berhenti berjuang untuk menyelamatkan Amerika," tulis Donald Trump Jr. sebagai keterangan foto di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, disertai foto tersebut, Sabtu, (13/4).

Eric Trump juga membagikan foto tersebut, menulis di X bahwa dialah "pejuang yang dibutuhkan Amerika."

Dengan dua kandidat presiden AS yang berusia di atas 75 tahun, kontes pemilu ini berpusat pada apakah Trump dan Presiden Joe Biden dalam kondisi mental dan fisik yang baik untuk memimpin negara. Biden telah menghabiskan beberapa minggu terakhir untuk mencoba memulihkan diri secara politik dari penampilan yang buruk dalam debatnya dengan Trump; anggota partainya sendiri telah meminta dia untuk mundur. Reaksi Trump yang menantang terhadap penembakan tersebut sangat kontras dengan foto-foto Biden yang pucat dan goyah.

Dilansir oleh Newsweek, Konvensi Nasional Partai Republik dijadwalkan dimulai dalam dua hari, dan gambaran ketangguhan Trump saat menghadapi tekanan menyampaikan pesan yang sempurna untuk kampanye: bahwa meskipun ada kekuatan yang menentangnya, Trump akan bangkit dan berjuang.

Philip Anderson, yang ditangkap karena kerusuhan di Capitol, menyebut Trump sebagai "legenda." Catturd, identitas daring seorang influencer sayap kanan yang populer, menyebut foto tersebut sebagai "seruan untuk menyelamatkan negara kita."

Russel Brand mengunggah montase video penembakan tersebut dan menulis di X bahwa usia bukanlah masalah dalam pemilu, melainkan "stamina."

"Trump menunjukkan bahwa dia punya banyak hal," tulis Brand. "Tidak terpengaruh."

Penembakan itu terjadi beberapa menit setelah Trump menyampaikan pidatonya di pawai Pennsylvania dan Secret Service segera bertindak. Sambil mengerumuni Trump, mikrofon menangkap sebagian percakapan antara agen dan mantan presiden itu. Ketika agen memastikan Trump aman untuk diturunkan dari panggung, mereka berkata, "Ayo, Pak, ayo." Trump belum siap untuk pergi begitu saja.

Ia kemudian segera dikawal ke kendaraannya dan dibawa keluar dari tempat kejadian, dengan tangan terkepal. Reaksi mantan presiden terhadap penembakan itu mengundang sorak sorai dari kerumunan. Ia tampak seperti pemimpin yang mereka yakini.

Trump bukanlah presiden pertama yang tetap menentang setelah selamat dari percobaan pembunuhan. Ketika Theodore Roosevelt berkampanye untuk kursi kepresidenan sebagai kandidat pihak ketiga , ia tertembak di dada pada tahun 1912. Peluru menembus otot dadanya, tetapi Roosevelt menolak untuk pergi ke rumah sakit dan memilih untuk terus menyampaikan pidatonya yang terdiri dari 50 halaman.

"Teman-teman, saya minta kalian untuk setenang mungkin," kata Roosevelt kepada orang banyak setelah memastikan bahwa calon pembunuhnya tidak langsung digantung di tempat.

"Saya tidak tahu apakah kalian sepenuhnya mengerti bahwa saya baru saja ditembak, tetapi butuh lebih dari itu untuk membunuh seekor Rusa Jantan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Megapolitan
Dishub Kota Bogor Jaring Pu...
Dirut Telkom Dikabarkan Penuhi Panggilan SEC dalam Bayang-Bayang Dugaan Fraud Rp5 Triliun

Dirut Telkom Dikabarkan Penuhi Panggilan SEC dalam Bayang-Bayang Dugaan Fraud Rp5 Triliun

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.