Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI AL Bongkar Kasus Pencurian di Selat Malaka

📅 Selasa, 02 Jul 2024, 12:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
TNI AL Bongkar Kasus Pencurian di Selat Malaka Doc: ANTARA/HO-Dispen Lanal Tanjungbalai Karimun
Ket. Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Karimun.

TANJUNGPINANG - Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membongkar kasus pencurian di atas kapal di Selat Malaka, dengan mengamankan empat orang pelaku.

Komandan Lanal TBK Letkol Laut (P) Anro Casanova mengatakan keempat pelaku diamankan Tim FQ1R saat akan melakukan transaksi hasil curiannyapada Selasa (25/6).

"Modus operandi para pelaku dalam melakukan pencurian dengan melihat perlintasan kapal-kapal yang melewati Selat Malaka di salah satu aplikasi Marine Trafick, sehingga mereka dapat menentukan kapal target yang akan dicuri," kata Letkol Anro dalam keterangannya di Markas Lanal TBK, Selasa (2/7).

Menurut Letkol Anro kapal yang ditarget para pelaku biasanya kapal yang memiliki kecepatan rendah atau pelan, sehingga mereka dapat dengan mudah melaksanakan aksinya.

Dikatakannya Lanal TBK sangat intens menyikapi permasalahan tersebut, karena di samping membahayakan pengguna lalu lintas laut, juga dapat mencoreng nama baik bangsa Indonesia di mata dunia.

"Namun, Lanal TBK tidak dapat berjalan sendirian dan perlu dukungan dari stakeholder terkait, sehingga permasalahan keamanan di Selat Malaka dapat terjaga dengan aman bersama sama," ujarnya.

Lanjut Letkol Anro menjelaskan, sampai saat ini pelaku dan sejumlah barang bukti masih diamankan di Markas Lanal TBK guna pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan lainnya.

Selain itu, unsur patroli dan tim F1QR Lanal TBK terus berjaga di sepanjang Selat Singapura yang beririsan dengan perairan Karimun untuk mengantisipasi segala macam bentuk kejahatan dan pelanggaran di laut, serta menjamin keamanan dan keselamatan bagi pengguna laut yang melintas di perairan tersebut.

Lanjutnya menyampaikan bahwa Selat Malaka merupakan salah satu perairan terpadat di dunia, sehingga bisa saja timbul kerawanan pencuri di atas kapal yang sedang melintas ataupun sedang lego jangkar (sea theft)

"Salah satu target operasi seatheft Tim F1QR Lanal TBK yang selama ini dilakukan pengintaian membuahkan hasil," demikian Letkol Anro.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.