Lawan Perang Dagang, PM Kanada Minta Warganya Bersatu
📅 Rabu, 09 Sep 2026, 16:17 WIB | Oleh: Deri HenriawanOTTAWA - Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney pada Selasa (8/9) menyerukan persatuan nasional untuk menghadapi konflik perdagangan dengan Amerika Serikat (AS), setelah mulai berlakunya tarif balasan Kanada terhadap impor dari AS pada Selasa pagi waktu setempat, sebagaimana warta Xinhua.
"Setiap kali kita memilih membeli produk Kanada atau melancong di Kanada, kita menyampaikan pesan bahwa tidak seorang pun di negara ini yang sekadar menjadi penonton. Sebanyak 40 juta dari kita turut berkontribusi," kata Carney dalam pidato video nasional terbarunya bertajuk "Pedoman ke Depan" (Forward Guidance).
Perundingan dagang antara Kanada dan AS menemui jalan buntu pada akhir Agustus lalu, setelah Washington memberlakukan tarif sebesar 50 persen terhadap barang-barang Kanada senilai 20 miliar dollar AS. Sebagai tanggapan, Ottawa mulai memberlakukan tarif balasan dengan besaran yang setara terhadap impor dari AS, termasuk baja, produk susu, peralatan pertanian, bubur kertas, dan produk elektronik.
"Setiap tindakan selalu memiliki konsekuensi biaya. Namun, hal itu tidak sebanding dengan kerugian yang harus ditanggung jika kita hanya berdiam diri," kata Carney.
Menegaskan kembali posisinya, Carney menyatakan bahwa pihak AS mengajukan tuntutan yang tidak beralasan pada menit-menit terakhir yang mengancam kedaulatan serta kepentingan industri inti Kanada. Kanada memilih untuk mundur dari kesepakatan yang buruk dan menerapkan langkah-langkah balasan, imbuhnya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!