Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Filipina Kecam Aksi Provokatif Tiongkok

📅 Selasa, 23 Jan 2024, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina Kecam Aksi Provokatif Tiongkok Doc: AFP/Ted ALJIBE1
Ket. Cegat Nelayan l Kapal Penjaga Pantai Tiongkok sedang mencegat perahu nelayan Filipina dekat Scarborough Shoal, LTS, pada September lalu. Pada Senin (22/1), Filipina mengecam Tiongkok setelah ada laporan bahwa nelayannya menerima provokasi dari Penjaga Pantai Tiongkok.

MANILA - Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Filipina pada Senin (22/1) mengecam terjadinya aksi provokatif terbaru yang dilakukan penjaga pantai Tiongkok terhadap nelayan Filipina.

Dalam sebuah sesi wawancara televisi yang merujuk pada laporan Penjaga Pantai Filipina pada akhir pekan tentang insiden 12 Januari lalu, juru bicara Jonathan Malaya mengatakan bahwa Penjaga Pantai Tiongkok memerintahkan para nelayan untuk mengembalikan kerang laut yang dikumpulkan di dekat Scarborough Shoal yang disengketakan, lalu mengusir mereka.

"Kami berharap pada tahun 2024 ini, situasi di Laut Filipina Barat akan jauh lebih tenang, tetapi provokasi terhadap kita dimulai lagi ketika ada insiden di mana nelayan kami diusir oleh Penjaga Pantai Tiongkok. Kami khawatir dan mengutuk aksi provokatif terbaru ini," kata Malaya.

"Kapal Penjaga Pantai Tiongkok mengerahkan perahu karet yang mengejar kapal nelayan Filipina Pada 12 Januari lalu di lepas pantai Bajo de Masinloc (Scarborough Shoal), yang terletak dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) Filipina," demikian keterangan dari Penjaga Pantai Filipina.

Jack Tabat, seorang nelayan dari Zambales dan salah satu penumpang kapal yang dikejar, mengatakan mereka sedang mengumpulkan kerang laut di dekat pintu masuk selatan Bajo de Masinloc ketika personel penjaga pantai Tiongkok menginstruksikan mereka untuk mengembalikan kerang yang telah mereka kumpulkan ke laut sebelum diusir.

Lebih lanjut Tabat mengatakan bahwa lima personel penjaga pantai Tiongkok yang berada di atas perahu karet tersebut menangkap kapal nelayan mereka dan mencegahnya berangkat kecuali para nelayan tersebut membuang kembali cangkang laut yang terkumpul ke laut.

Kesepakatan

Aksi provokasi itu terjadi meskipun sebelumnya ada kesepakatan dari kedua belah pihak untuk menurunkan ketegangan di Laut Tiongkok Selatan (LTS). Malaya mengingatkan bahwa pemerintah Filipina dan Tiongkok sepakat untuk meredakan ketegangan di LTS melalui dialog selama pembicaraan yang diadakan di Shanghai pada Kamis (18/1) lalu.

"Ada pembicaraan dari kedua belah pihak untuk memperdalam konsultasi dan menurunkan ketegangan. Kami mengimbau Tiongkok untuk menyelaraskan apa yang telah disepakati pemerintah kami dengan tindakan yang tepat di lapangan," kata Malaya.

"Kami berharap ke depan, perjanjian ini dapat dilaksanakan karena Filipina dan Tiongkok tidak berkepentingan untuk meningkatkan ketegangan pada tahun 2024 ini," imbuh dia.

Sementara itu juru bicara Penjaga Pantai Filipina di Laut Filipina Barat, Komodor Jay Tarriela, mengatakan bahwa pihaknya berhasil mengidentifikasi asal muasal video yang beredar di internet yang menunjukkan konfrontasi antara Penjaga Pantai Tiongkok dengan kapal nelayan Filipina.ST/Manila Bulletin/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Daerah
Pemkot Bandung Gaspol Gelar...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.