Wabah Ebola Menjinak di Ituri, WHO Lihat Tanda Menggembirakan di Kongo
📅 Kamis, 17 Sep 2026, 16:12 WIB | Oleh: Deri HenriawanJENEWA - Penularan Ebola mulai menurun di sejumlah wilayah di Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo (DRC), yang merupakan salah satu daerah terdampak paling parah, kata Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Rabu (16/9).
Namun ia memperingatkan bahwa wabah tersebut secara keseluruhan masih terus meluas.
“Kami mulai melihat tanda-tanda menggembirakan bahwa kami mulai mendapatkan kemajuan,” kata Tedros kepada wartawan di Jenewa.
Tedros mengatakan penularan menurun di wilayah Ituri yang paling terdampak, sementara Provinsi Kivu Selatan tidak melaporkan kasus baru sejak Mei dan lebih dari 1.700 orang telah pulih.
Setelah berlangsung selama empat bulan, wabah tersebut juga sebagian besar masih terbatas di wilayah timur laut DRC, selain wabah kecil di Uganda yang “dengan cepat dihentikan”, katanya.
Namun Tedros memperingatkan bahwa lebih dari 7.200 kasus dan lebih dari 3.500 kematian telah dilaporkan di tujuh provinsi.
Di Ituri, sekitar 300 kasus baru dan 160 kematian tercatat dalam sepekan terakhir, atau hampir separuh dari total nasional.
Kasus juga meningkat pesat di Kivu Utara, dengan jumlah infeksi mingguan hampir dua kali lipat dalam dua pekan terakhir, dari sekitar 100 menjadi lebih dari 200 kasus.
“Indikator utama belum membaik sebagaimana mestinya,” kata Tedros. “Respons tersebut perlu dipertahankan dan diperkuat selama berbulan-bulan ke depan yang penuh tantangan.” Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!