Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Harus Terus Gencarkan Pengembangan PLTS

30 Jumat, 10 Nov 2023, 00:00 WIB | Oleh:
RI Harus Terus Gencarkan Pengembangan PLTS RI Harus Terus Gencarkan Pengembangan PLTS Doc: ANTARA/HO-IESR
Ket. Direktur Eksekutif IESR Fabby Tumiwa saat peluncuran laporan “Delivering Power Sector Transition in Indonesia” di Jakarta, beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung Cirata, Jawa Barat, menjadi tonggak akselerasi pengembangan PLTS untuk dekarbonisasi kelistrikan di Indonesia. Ke depan, Indonesia harus mengoptimalkan potensi PLTS untuk mendukung tercapainya target puncak emisi sektor kelistrikan di 2030, dengan biaya termurah.

"Seiring dengan semakin menurunnya biaya investasi PLTS maka menjadikannya sebagai pembangkit energi terbarukan termurah saat ini," kata Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (9/11).

Seperti dikutip dari Antara, pemerintah pada Kamis ini meresmikan PLTS terapung Cirata yang berlokasi di Waduk Cirata, Jawa Barat, berkapasitas 145 MW(ac) atau 192 MW(p).

Dengan peresmian PLTS terapung di Cirata, kini Indonesia menjadi lokasi PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara, yang sebelumnya dipegang oleh PLTS terapung Tengeh di Singapura.

IESR, tambah Fabby Fabby, mendorong pemerintah dan PLN untuk memanfaatkan potensi teknis PLTS terapung yang mencapai 28,4 GW dari 783 lokasi badan air di Indonesia untuk akselerasi pemanfaatan PLTS.

Data Kementerian ESDM menunjukkan adanya potensi PLTS terapung skala besar yang dapat dikembangkan setidaknya di 27 lokasi badan air yang memiliki pembangkit listrik tenaga air (PLTA), dengan total potensi mencapai 4,8 GW dan setara dengan investasi sebesar 3,84 miliar dollar AS (55,15 triliun rupiah).

"Pemanfaatan potensi PLTS terapung ini akan mempercepat pencapaian target bauran energi terbarukan dan meraih target net zero emission (NZE) lebih cepat dari tahun 2060," kata Fabby.

Pemerintah dan PLN, lanjut dia, harus mengoptimalkan potensi PLTS terapung dengan menciptakan kerangka regulasi yang menarik minat pelaku usaha untuk berinvestasi di pembangkit tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Pembongkaran bangunan liar ...
Nasional
KPK Tegaskan Kasus Cukai PT...

Perayaan Hari Pangan Sedunia 2026 di Solo

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Perayaan Hari Pangan Seduni...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gua Harimau, Melihat Jejak Manusia Prasejarah di Sumatera Selatan

Gua Harimau, Melihat Jejak Manusia Prasejarah di Sumatera Selatan

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.