Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

CFD Jadi Mesin Penggerak Ekonomi, Omzet UMKM Trenggalek Ikut Meroket

📅 Senin, 17 Agu 2026, 00:09 WIB | Oleh:
CFD Jadi Mesin Penggerak Ekonomi, Omzet UMKM Trenggalek Ikut Meroket Doc: Antara foto
Ket. Ilustrasi - Foto udara pelaku UMKM memadati jalan Ahmad Yani saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Alun Alun Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (8/2).

TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, Jawa Timur, menyatakan bahwa pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di Jalan Panglima Sudirman, menjadi ruang aktivitas ekonomi yang mendongkrak omzet pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek, Saniran di Trenggalek, Jawa Timur, Minggu, mengatakan bahwa CFD tidak hanya menjadi ruang rekreasi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM dengan total omzet mencapai seratusan juta per sesi.

"Rata-rata omzet (total) CFD mencapai Rp130 juta hingga Rp150 juta per sesi," kata Saniran saat pembukaan Sosialisasi Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian untuk UMKM oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) .

Menurut Saniran, omzet tertinggi tercatat ketika pelaksanaan CFD di kawasan Pasar Pon yang bersamaan dengan kegiatan Hari Koperasi. Total omzet UMKM saat itu mencapai Rp157 juta dalam satu sesi.

Bahkan, lanjutnya, salah satu pelaku UMKM mampu membukukan omzet sekitar Rp5,5 juta selama kegiatan yang berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.

Pemkab Trenggalek sebelumnya pernah menggelar CFD di kawasan Alun-Alun Trenggalek. Namun, kegiatan tersebut kemudian mengalami penurunan minat masyarakat. 

Pemerintah daerah selanjutnya melakukan penataan dan memindahkan pelaksanaan CFD ke Jalan Panglima Sudirman atau kawasan Pasar Pon.

Saniran mengatakan pengelolaan CFD saat ini juga diperkuat dengan menerapkan ketentuan bagi pedagang. Pedagang yang dua kali tidak berjualan tanpa izin saat pelaksanaan CFD, dapat digantikan oleh pelaku usaha lain yang masuk dalam daftar antrean.

Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga konsistensi kegiatan sekaligus memastikan ruang usaha yang tersedia dimanfaatkan secara optimal.

Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Novita Hardini mengatakan dirinya terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah untuk memberikan masukan terkait kegiatan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Saya tetap berdiskusi dan memberikan masukan kepada jajaran pemerintah Kabupaten Trenggalek, salah satunya terkait CFD," katanya.

Novita mengatakan pada awal pengembangan CFD masih terdapat keraguan mengenai keberlanjutan kegiatan tersebut. Namun, hasil yang terlihat saat ini menunjukkan CFD dapat menjadi salah satu wadah penggerak ekonomi masyarakat, khususnya UMKM.

"Car Free Day menjadi pergerakan yang membanggakan teman-teman UMKM," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Nasional
Menko PM Dorong Nilai Tamba...
Luar Negeri
Gubernur New York Tetapkan ...
Advertisement
Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.