Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa M7,7 Flores, Pakar ITS Minta Warga Waspada 'Aftershock' Sampai Dua Minggu

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 15:55 WIB | Oleh:
Gempa M7,7 Flores, Pakar ITS Minta Warga Waspada 'Aftershock' Sampai Dua Minggu Doc: Istimewa
Ket. Kadek mengingatkan gempa lanjutan dapat timbul akibat aktivitas penyesuaian sesar-sesar kecil yang berada di sekitar patahan utama. Kekuatan aftershock umumnya akan terus menurun seiring berjalannya waktu.

SURABAYA - Gempa bumi bermagnitudo 7,7 baru saja mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT),  serta di wilayah Sumatera Utara dan Sulawesi Tengah dengan magnitudo di atas 6 dalam waktu yang berdekatan. Menanggapi hal tersebut, pakar seismologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Kadek Hendrawan Palgunadi  memperingatkan adanya ancaman gempa susulan hingga dua minggu ke depan.

Peneliti dari Pusat Penelitian Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim ITS tersebut menyampaikan bahwa secara alamiah, Indonesia terletak di atas zona tektonik yang kompleks dengan berbagai sesar aktif. Berada di jalur Ring of Fire menyebabkan gempa bumi kerap terjadi di wilayah Tanah Air secara beruntun. “Namun, gempa bumi yang terjadi secara beruntun bisa juga terjadi secara kebetulan,” paparnya.

Menanggapi peristiwa terkini, dosen Departemen Teknik Geofisika ITS ini membeberkan bahwa gempa yang melanda NTT, Sumatera Utara, dan Sulawesi Tengah tersebut bersumber dari entitas tektonik dan sesar yang berbeda. Menurutnya, analisis cepat menunjukkan bahwa keterkaitan ketiga getaran tersebut memiliki probabilitas yang sangat kecil. “Gempa secara beruntun umumnya terpicu apabila bersumber dari gempa megathrust dengan magnitudo lebih dari 8,” terangnya.

Menilik gempa di NTT, Kadek menjelaskan bahwa kawasan daratan Flores hingga bagian utara Bali dilintasi oleh sesar Flores Back-Arc Thrust. Pergerakan sesar aktif ini pernah memicu gempa dahsyat bermagnitudo 7,7 di Pulau Flores pada 1992 silam, serupa dengan gempa yang terjadi beberapa waktu lalu. “Seismolog-seismolog Indonesia sudah mengekspektasikan bahwa sesar tersebut bisa menghasilkan magnitudo maksimal mencapai 7,8,”  urai alumnus doktoral Geosains dari King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), Saudi Arabia ini.  

Pascagempa tersebut, Kadek mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman gempa susulan atau aftershock. Gempa lanjutan ini timbul akibat aktivitas penyesuaian sesar-sesar kecil yang berada di sekitar patahan utama. Kadek menegaskan, kekuatan aftershock umumnya akan terus menurun seiring berjalannya waktu. “Jika diasumsikan gempa utamanya magnitudo 7,7 kemarin, secara statistik akan ada minimal tiga kali gempa magnitudo 6,” beber lelaki asal Bali kelahiran 1993 tersebut. 

Lebih lanjut, lulusan master Geofisika dari Institute De Physique Du Globe, Prancis ini juga mengimbau kepada para relawan (tim evakuasi dan asesmen bangunan) serta masyarakat terdampak untuk tetap siaga selama dua minggu ke depan. Ia menekankan urgensi asesmen fisik guna menguji ketahanan struktur bangunan pascabencana. Warga disarankan untuk terus menetap sementara di lokasi evakuasi yang aman apabila kondisi hunian masih menunjukkan keretakan yang riskan. 

Melalui respon kesiapsiagaan ini, ITS turut berkomitmen untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Poin yang didukung adalah poin ke-11 tentang Kota dan Kpomunitas yang Berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui edukasi mitigasi risiko untuk menciptakan permukiman yang tangguh terhadap ancaman gempa. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
MPR Tegaskan Hari Konstitus...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.