Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Sekadar Slogan, Tema Kemerdekaan Momentum Benahi Pendidikan

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jangan Sekadar Slogan, Tema Kemerdekaan Momentum Benahi Pendidikan Doc: istimewa

HUT Kemerdekaan ke-81 RI

MEDAN- Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia harus menjadi momentum untuk memperbaiki pengelolaan pendidikan.

Perbaikan pengelolaan pendidikan itu penting guna mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur sebagaimana tema yang dicanangkan tahun ini.

Guru Besar Universitas Pertahanan, Emilda Sulasmi di Medan Senin (17/8) seperti dikutip dari Antara mengatakan tema kemerdekaan “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” tidak cukup berhenti sebagai slogan, tetapi perlu diterjemahkan dalam kebijakan pembangunan yang terukur, khususnya di sektor pendidikan.

“Indonesia akan benarbenar berdaulat ketika anakanaknya mampu berpikir merdeka.

Indonesia akan menjadi adil ketika tempat lahir dan kondisi ekonomi keluarga tidak menentukan mutu pendidikan seorang anak.

Indonesia akan menjadi makmur ketika sekolah mampu membuka jalan bagi setiap warga untuk memperbaiki kehidupan,” katanya.

Pendidikan papar Emilda merupakan sektor strategis untuk melihat sejauh mana kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran benarbenar dirasakan masyarakat.

Dalam konteks pendidikan, kedaulatan tidak hanya berkaitan dengan keberadaan sekolah, tetapi juga kemampuan bangsa menghasilkan sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan, mampu berpikir mandiri, dan tidak hanya menjadi konsumen teknologi dari negara lain.

Sementara itu, keadilan pendidikan harus diwujudkan dengan memastikan anakanak di wilayah terpencil memperoleh mutu pembelajaran yang setara dengan anakanak di kota besar.

Ia mengatakan Rapor Pendidikan Indonesia 2025 menunjukkan adanya perbaikan kemampuan literasi dan numerasi selama periode 2022 hingga 2024.

Namun, kesenjangan masih terjadi antardaerah, kelompok sosial ekonomi, jenjang pendidikan, serta antara sekolah negeri dan swasta.

Oleh sebab itu, Emilda mengimbau agar pengelolaan pendidikan perlu mengedepankan perencanaan berbasis data, pembagian kewenangan yang jelas, penggunaan anggaran sesuai kebutuhan, penguatan kepemimpinan sekolah, serta evaluasi yang berorientasi pada hasil belajar.

Beri Ruang ke Sekolah

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.