Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Anak Krakatau Erupsi 20 Kali, Abu Vulkanik Ganggu Warga Pulau Sebesi

5 Selasa, 18 Agu 2026, 16:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Anak Krakatau Erupsi 20 Kali, Abu Vulkanik Ganggu Warga Pulau Sebesi Gunung Anak Krakatau Erupsi 20 Kali, Abu Vulkanik Ganggu Warga Pulau Sebesi Doc: Antara
Ket. Suasana rumah warga di Desa Tejang, Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan terdapat abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.

Lampung Selatan – Sejumlah warga Desa Tejang, Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, mengeluhkan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang terbawa angin ke permukiman.

Abu vulkanik telah dirasakan warga selama tiga hari terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah masyarakat mengeluhkan gangguan pernapasan dan sakit mata.

Sekretaris Desa Tejang, Pulau Sebesi, Riko Iswanto, mengatakan keluhan warga terkait abu vulkanik terus bertambah. Masyarakat juga membutuhkan masker untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu.

"Abu vulkanik sudah terjadi sejak tiga hari terakhir ini. Sudah banyak warga di sini mengeluhkan abu vulkanik," kata Riko di Lampung Selatan, Selasa (18/8).

Menurut dia, masyarakat berharap pemerintah dapat segera menyalurkan masker, mengingat abu vulkanik masih terbawa angin ke wilayah permukiman.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau memang mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Pada Senin (17/8/2026), gunung api yang berada di perairan Selat Sunda tersebut tercatat mengalami 20 kali erupsi dalam sehari.

Dalam rangkaian erupsi tersebut, kolom erupsi tertinggi mencapai sekitar 400 meter di atas puncak atau 557 meter di atas permukaan laut. Material abu vulkanik kemudian terbawa angin dan berpotensi berdampak ke wilayah di sekitar gunung.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena Pulau Sebesi merupakan salah satu wilayah yang relatif dekat dengan Gunung Anak Krakatau.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Gunung Anak Krakatau mengalami 20 kali erupsi pada 17 Agustus 2026. Aktivitas vulkanik gunung api tersebut masih berada pada Level III atau Siaga.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Suwarno, mengatakan aktivitas vulkanik terus dipantau secara intensif melalui pengamatan visual dan instrumental.

“Hari ini tidak ada. Tanggal 17 Agustus 2026 kemarin terjadi erupsi sebanyak 20 kali. Aktivitas Gunung Anak Krakatau masih fluktuatif, sehingga pemantauan dilakukan selama 24 jam,” ujarnya.

Ia menjelaskan hasil pemantauan masih menunjukkan adanya aktivitas kegempaan dan hembusan yang terekam alat pemantau. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berlangsung.

Menurut Suwarno, peningkatan aktivitas vulkanik yang terjadi pada awal Juli menjadi dasar Badan Geologi menaikkan status Gunung Anak Krakatau dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

Karena itu, masyarakat, wisatawan, dan nelayan diminta mematuhi rekomendasi keselamatan yang telah ditetapkan otoritas vulkanologi.

“Gunung Anak Krakatau masih dalam status level III, nelayan dan wisatawan diminta untuk tidak mendekati dalam radius dua kilometer dari kawah Gunung Anak Krakatau,” katanya.

Nelayan yang beraktivitas di perairan Selat Sunda juga diminta memantau informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta kondisi cuaca sebelum melaut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.