Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Layanan Publik Makin Praktis! Tanjungpinang Hadirkan Kartu Bima Sakti

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 05:34 WIB | Oleh:
Layanan Publik Makin Praktis! Tanjungpinang Hadirkan Kartu Bima Sakti Doc: Antara foto
Ket. Peluncuran Kartu Bima Sakti di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kepri, Senin (17/8).

TANJUNGPINANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meluncurkan Kartu Bima Sakti pada peringatan HUT ke-81 RI guna mengintegrasikan berbagai jenis bantuan sosial (bansos) dan layanan publik agar tepat sasaran.

"Kartu Bima Sakti adalah kartu identitas digital dan basis data terpadu perlindungan sosial. Kartu ini juga memiliki single data dan dapat terpantau oleh sistem, serta lebih tepat sasaran," kata Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah usai peluncuran Kartu Bima Sakti di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Senin.

Lis menyebut manfaat utama Bima Sakti adalah memastikan penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran, mencegah penerima ganda, dan merekam seluruh riwayat bantuan warga secara digital.

Menurut dia, pemkot telah menjalin kerja sama dengan Bank BTN untuk aktivasi rekening dan penyaluran bantuan melalui Kartu Bima Sakti.

Untuk tahap awal, kata dia, sebanyak 235 warga yang masuk Desil I Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) mulai mengaktifkan kartu tersebut.

Mereka merupakan warga yang belum menerima bantuan dalam tiga tahun terakhir dan belum mendapatkan intervensi bantuan dari Kementerian Sosial RI.

"Pada peluncuran hari ini, penerima mendapatkan bantuan Rp200 ribu yang disalurkan melalui rekening Kartu Bima Sakti serta bantuan sembako," ungkap Lis.

Dia mengatakan bantuan itu menjadi tahap awal penggunaan kartu untuk penyaluran program kepada masyarakat. Menurut dia, ke depannya Kartu Bima Sakti dapat digunakan untuk menyalurkan berbagai program dari sejumlah sumber, termasuk bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Salah seorang penerima Kartu Bima Sakti, Juwita mengaku bersyukur setelah menyelesaikan proses aktivasi kartu di Bank BTN.

Ia berharap kehadiran program Kartu Bima Sakti dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya yang tengah mengalami himpitan ekonomi.

"Saya masih ngontrak rumah, anak masih sekolah. Suami kerja di toko bangunan dengan penghasilan tak menentu," ujar Juwita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.