Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Ketahanan Pangan, Kemenperin Perkuat Mutu Industri Pupuk Lewat Standardisasi & Sertifikasi

📅 Senin, 17 Agu 2026, 15:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dorong Ketahanan Pangan, Kemenperin Perkuat Mutu Industri Pupuk Lewat Standardisasi & Sertifikasi Doc: istimewa
Ket. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan akan mengakselerasi penerapan standardisasi, sertifikasi produk, dan peningkatan kompetensi SDM pada industri pupuk demi memperkuat daya saing industri manufaktur di Tanah Air

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat daya saing industri manufaktur nasional melalui percepatan penerapan standardisasi, sertifikasi produk, dan peningkatan kompetensi SDM. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menciptakan industri yang menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Salah satu sektor strategis yang menjadi fokus adalah industri pupuk. Sektor ini memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Penerapan standardisasi dan jaminan mutu produk bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi menjadi strategi penting untuk meningkatkan kepercayaan pasar sekaligus memperkuat daya saing industri nasional, baik di pasar domestik maupun global,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta akhir pekan kemarin.

Sinergi dengan Produsen Pupuk di Daerah

Sebagai tindak lanjut, Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Pontianak melakukan audiensi dengan PT Garuda Mas Borneo, produsen pupuk dalam negeri. 

Pertemuan membahas kerja sama strategis untuk meningkatkan mutu produk melalui:

1. Penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI)* untuk pupuk

2. Mekanisme sertifikasi produk

3. Layanan pengujian laboratorium

4. Pengembangan kompetensi SDM melalui pelatihan teknis

“Kolaborasi ini menjadi langkah awal membangun ekosistem industri yang semakin kuat di Kalimantan Barat. Kami siap memberikan dukungan melalui layanan pengujian, sertifikasi, konsultansi teknis, maupun peningkatan kompetensi SDM agar produk yang dihasilkan semakin berkualitas dan berdaya saing,” ujar Kepala BSPJI Pontianak, Ahmad Nashoruddin Muammar.

Layanan Industri Jadi Kunci Daya Saing

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari menegaskan, penguatan layanan jasa industri oleh Unit Pelaksana Teknis merupakan instrumen penting untuk meningkatkan produktivitas industri.

"UPT di lingkungan BSKJI terus meningkatkan kualitas layanan melalui inovasi, mulai dari standardisasi, pengujian, sertifikasi, inspeksi teknis hingga pengembangan kompetensi SDM. Diharapkan memberikan manfaat nyata bagi pelaku industri dan mendukung pertumbuhan industri nasional yang kompetitif,” tutur Emmy.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Marketing VALTEKINDO
Marketing VALTEKINDO
18 Aug 2026, 13:34 WIB.

Membaca inisiatif Kemenperin terkait penguatan mutu pupuk melalui jalur sertifikasi ini memberikan sinyal positif bagi sektor manufaktur agrokimia, bahwa pembaruan mesin industri berteknologi tinggi dan optimalisasi lini produksi yang terstandarisasi bukanlah sekadar kewajiban pemenuhan regulasi, melainkan sebuah investasi vital jangka panjang untuk menjamin ketersediaan pasokan pangan yang aman.

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Jakarta Diprediksi Cerah Be...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.