Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Megawati Minta Kawasan Asean Bangun Ketahanan Pangan

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Megawati Minta Kawasan Asean Bangun Ketahanan Pangan Doc: ANTARA/Monang Sinaga
Ket. Gelar Doktor Kehormatan -- Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri (kanan) menerima piagam gelar doktor kehormatan bidang ilmu sosial dari Guru Besar Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR) Tan Sri Dato’ Seri Dr. Ting Chew Peh di Kampus UTAR, Selangor, Malaysia, Senin (2/10).

SELANGOR - Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum (Ketum) DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mendorong agar negara-negara di Asean berkolaborasi untuk membangun ketahanan pangan di tengah krisis pemanasan global dan konflik geopolitik dunia.

Saat menyampaikan orasi ilmiah dalam rangka penganugerahan gelar doktor honoris causa dari Universitas Tun Abdul Rahman (UTAR) Malaysia pada Senin (2/10), Megawati sempat menyinggung soal akibat krisis iklim yang dipicu pemanasan global dan situasi geopolitik, seperti perang Russia-Ukraina.

"Makanya mengapa tadi saya memberikan usulan untuk awal mula, Asean sebagai bagian Asia, untuk bisa berkolaborasi, bukan hanya dalam rangka untuk saling berdiskusi, tapi juga melakukannya dalam sebuah kenyataan," kata Megawati.

"Sebagai sebuah contoh, penghasil beras itu Indonesia, Thailand, Vietnam, Kamboja. Yang menurut saya akan mulai sulit untuk melakukan ekspor. Karena masing-masing negara pasti sekarang ini berupaya untuk berasnya bagi kemaslahatan di internal dulu (dikonsumsi sendiri)," ujarnya.

Sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Megawati mengaku sudah berbicara tentang upaya untuk membangun ketahanan pangan itu dengan Presiden Joko Widodo.

Ketahanan pangan, menurut dia, tak bisa dilakukan seketika sehingga upaya untuk mencapainya harus dikerjakan sejak awal dan tidak bisa ditunda.

Dia menambahkan bahwa ada berbagai hal lain yang harus disiapkan terkait isu ketahanan pangan. Misalnya, kata Megawati, soal jumlah produksi beras yang cukup bagi sebuah negara untuk konsumsi dalam negeri.

Pendekatan Transformasi

Megawati dalam orasinya mengatakan transformasi sosial bangsa Indonesia menggambarkan sebuah strategi untuk menjadi negara maju yang juga memikirkan dunia.

Dia menyampaikan lima poin tentang pendekatan yang harus terus dilakukan Bangsa Indonesia untuk mencapainya.

Poin pertama, ia mengatakan Falsafah Pancasila sebagaimana disampaikan oleh Bung Karno pada pidato lahirnya Pancasila pada 1 Juni 1945, harus tetap menjadi dasar sistem pemerintahan negara, yang mencakup aspek politik, ekonomi, sosial, hukum, pertahanan dan keamanan hingga sistem pendidikan.

Kedua, pentingnya penyusunan Roadmap Blueprint Pembangunan masa depan.

"Ini yang kami sebut Pola Pembangunan Semesta dan Berencana, baik dalam perspektif 25 tahun, 50 tahun, bahkan 100 tahun depan," katanya.

Ketiga, peningkatan kualitas sumber daya manusia secara progresif dan berkelanjutan bagi peningkatan daya saing bangsa, serta peningkatan kemampuan bangsa untuk berdikari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.