Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkum Pastikan Negara Jamin Keselamatan WNI yang Ditangkap Israel

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 18:18 WIB | Oleh:
Menkum Pastikan Negara Jamin Keselamatan WNI yang Ditangkap Israel Doc: antara foto
Ket. Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas

JAKARTA - Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas memastikan negara hadir menjamin keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh Israel saat berlayar menuju Gaza, Palestina dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF).

"Percayalah bahwa negara pasti hadir dan bertanggung jawab terhadap keselamatan warga negara kita di yang di luar negeri," kata Supratman saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).

Kementerian Hukum yang bertanggung jawab tentang kewarganegaraan ikut membantu upaya penyelamatan WNI tersebut, berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

Supratman pun menegaskan pelindungan negara tidak hanya untuk WNI yang ditangkap Israel, tetapi juga WNI awak kapal MT Honour 25 yang menjadi korban pembajakan di Somalia.

"Sekali lagi, pemerintah di bawah pemerintahan Bapak Presiden lewat Kementerian Luar Negeri, terutama, dan kementerian-kementerian terkait pasti akan melakukan upaya yang sama dan terkoordinasi. Tentu dengan Bapak Menlu nanti akan kita koordinasi," tuturnya.

Kemlu pada Rabu ini mengonfirmasi total WNI yang menjadi korban penculikan pasukan zionis Israel berjumlah sembilan orang.

Di antara sembilan WNI yang diculik, terdapat tiga wartawan media nasional yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.

Menlu Sugiono memastikan Indonesia telah berkoordinasi dengan perwakilan RI di Timur Tengah serta negara-negara sahabat yang warga negaranya berpartisipasi dalam GSF.

Koordinasi intensif tersebut, kata dia, ditempuh demi memastikan keselamatan WNI yang terkonfirmasi diculik oleh Israel yang menyergap konvoi pelayaran kemanusiaan ke Jalur Gaza tersebut pada awal pekan ini.

"Kami meminta tolong kepada rekan-rekan kita, pertama, (negara) yang warga negaranya mengalami nasib serupa, kemudian dengan rekan-rekan kita di Yordania dan Turki," kata Sugiono saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu.

Selain itu, kapal MT Honour 25 dilaporkan dibajak pada 22 April 2026 di perairan sekitar Hafun, Somalia. Kemlu menyatakan seluruh WNI yang menjadi korban dalam kondisi sehat, kebutuhan logistik terpenuhi, dan gaji tetap dibayarkan.

Kemlu dalam pernyataan resmi, Senin (18/5), mengatakan pemerintah terus berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak di dalam dan luar negeri untuk menindaklanjuti kasus pembajakan kapal tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Modena Tawarkan Diskon hingga 77 Persen di PRJ

1.5 jam yang lalu | Haryo Brono

Rona
Modena Tawarkan Diskon hing...
Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.