Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sertifikat Berteknologi Rantai Blok Cegah Manipulasi Ijazah

📅 Minggu, 01 Okt 2023, 18:14 WIB | Oleh:
Sertifikat Berteknologi Rantai Blok Cegah Manipulasi Ijazah Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. Penandatanganan nota kesepahaman antara perwakilan Lecos, David Woh, Director Finance, HR & IT Gramedia, Yola Putryanie, dan CEO IEN, Chung Bong Hyup, dalam acara penandatangan nota kesepahaman, di Tangerang, Sabtu (30/9).

TANGERANG - CEO Lecos, Non Won Seok mengatakan, sertifikat berteknologi Open Bage dan menggunakan teknologi rantai blok (blockchain) dapat mencegah manipulasi Ijazah. Menurutnya, lembaga pendidikan di Indonesia juga mulai melirik penggunaan sertifikat tersebut.

"Untuk tahap awal, sejumlah perguruan tinggi sudah menggunakan teknologi sertifikat digital Open Badge yang dikembangkan LecoS ini, salah satunya President University menggunakannya untuk ijazah sarjana," ujar No Won Seok, dalam penandatanganan MoU, di Tangerang, Sabtu (30/9).

Dia menerangkan, teknologi tersebut tidak hanya digunakan untuk jenjang sarjana, tetapi juga sertifikat kompetensi. Open Badge dikembangkan sejak 2019 dan penggunaannya tersebar di Korea dan Jepang. Di Indonesia, teknologi tersebut disediakan PT IAM EDU NETWORKS (IEN).

No Won Seok menambahkan, sertifikat tersebut telah diterapkan dan digunakan 150 universitas di Korea di antaranya yaitu Universitas Yonsei, Universitas Sungkyunkwan, Universitas Ewha, dan Universitas Hanyang. Sertifikat tersebut juga telah digunakan dalam bidang pelatihan oleh perusahaan-perusahaan seperti KT, Hunet, dan Udemy Korea.

"Sertifikat digital Open Badge tersebut memiliki keunggulan tidak dapat dimanipulasi dan dibuat dengan teknologi berbasis rantai blok untuk mencatat pendidikan, kualifikasi, keterampilan, atau pengalaman belajar individu," jelasnya.

Dia mengungkapkan, dalam prosesnya, sertifikat itu dikirimkan kepada penerima sertifikat melalui surel pribadi dan disimpan di dompet sertifikat digital di ponsel mereka. Ketika diperlukan, sertifikat tersebut dapat diserahkan kepada perusahaan atau sekolah dan dapat diverifikasi kapan saja oleh LecoS menggunakan teknologi rantai blok dari kantor pusat mereka.

"Sertifikat tersebut bermanfaat untuk memberikan informasi yang objektif mengenai kualifikasi, perincian pelatihan, institusi penerbit sertifikat, tanggal penerbitan, dan masa berlaku sertifikat," tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Elex Media Komputindo dan PT IEN terkait perluasan penerapan sertifikat digital di Tanah Air. Adapun perguruan tinggi Indonesia yang turut bekerja sama adalah Universitas Indonesia. (ruf)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.