Latih Kemampuan Bahasa Indonesia, Mahasiswa Asing UPI Pentaskan Pertunjukan Teater
📅 Senin, 26 Mei 2025, 15:13 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: Istimewa
BANDUNG - Mahasiswa asing di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mementaskan pertunjukan teater, di Kampus UPI Bandung, pada 20-21 Mei 2024. Pertunjukan berjudul Bidadari Laut Selatan dipentaskan Mahasiswa Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang berasal dari Vietnam, Jepang, Korea Selatan, Turkmenistan, Filipina, Tiongkok, Jerman, Inggris, Saint Lucia, Pakistan, Tajikistan, Myanmar.
"Teater merupakan pertunjukan drama yang menjadi program rutin Balai Bahasa UPI dan dilaksanakan setahun sekali," ujar Kepala Balai Bahasa UPI, Ika Lestari Damayanti, dalam keterangannya, Senin (26/5).
Ika menerangkan, pementasan teater ini dilakukan untuk melatih mahasiswa asing lancar berbahasa Indonesia. Selain itu, drama ini merupakan bentuk pengenalan budaya lokal dan khazanah sastra Indonesia terhadap mahasiswa asing yang belajar di UPI.
Dia menambahkan, mahasiswa BIPA yang terlibat merupakan mahasiswa penerima beasiswa Darmasiswa-KNB dan reguler. Mahasiswa dalam program beasiswa telah belajar bahasa Indonesia sejak bulan September 2024.
"Mereka mempunyai kewajiban untuk belajar bahasa Indonesia selama 10 bulan hingga Juni 2025," jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ika mengungkapkan, pihaknya konsisten mengangkat cerita-cerita lokal melalui pertunjukan teater. Hal tersebut menunjukkan komitmen terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan keterampilan berbahasa bagi mahasiswa asing.
"Selama lebih dari tiga tahun, Balai Bahasa UPI, melalui program BIPA, berfokus pada pengenalan cerita-cerita lokal yang berasal dari Jawa Barat," katanya.
Sebagai informasi, Bidadari Laut Selatan bercerita tentang Kadita, yang lahir di Pajajaran sebagai putri Prabu Siliwangi. Namun, pengkhianatan ibu tirinya membuat ia, berubah menjadi perempuan siluman yang menguasai Laut Selatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meskipun tidak menjadi ratu Pajajaran, ia menjadi penguasa Laut Selatan sepanjang pesisir Pulau Jawa. Kadita lahir dengan kekuatan para dewa yang menyertainya—kekuatan tanpa batas yang memberinya kendali penuh atas segala sesuatu di lautan.
"Pementasan ini tidak hanya menghadirkan kisah magis Kadita tetapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada mahasiswa asing dari berbagai negara. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan keindahan seni teater yang penuh makna dan budaya," terangnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!