Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

YAI Soroti Rendahnya Peluang Kerja bagi Penyandang Autisme

📅 Jumat, 23 Mei 2025, 16:33 WIB | Oleh:
YAI Soroti Rendahnya Peluang Kerja bagi Penyandang Autisme Doc: Istimewa
Ket. Ketua Yayasan Autisma Indonesia (YAI), Adriana Ginanjar, dalam acara 'Autisme Bukan Hambatan' di kantor Asean Secretary, Jakarta, pada Kamis (22/5).

JAKARTA - Peluang kerja bagi penyandang autisme di Indonesia masih rendah. Ketua Yayasan Autisma Indonesia (YAI), Adriana Ginanjar, mengatakan, masih banyaknya orang tua mengalami kebingungan ketika anak penyandang autisme menyelesaikan jenjang pendidikan formal pada usia remaja.

"Ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi, di antaranya, stigma bahwa penyandang autisme tidak mampu bekerja dan berkarya. Padahal banyak di antara mereka yang sudah menunjukkan karya-karyanya dan bisa bekerja bila mendapat pendampingan yang tepat," kata Adriana, dalam acara 'Autisme Bukan Hambatan' di kantor Asean Secretary, Jakarta, pada Kamis (22/5).

Dia menerangkan, pemberi kerja umumnya masih belum mendapatkan pengetahuan yang cukup terkait spektrum autisme. Dengan demikian, semua penyandang autisme dianggap memiliki hambatan besar dalam berkomunikasi, berinteraksi, dan bekerja.

Padahal, lanjut, dia, penyandang autisme memiliki sikap dan karakter yang dibutuhkan bagi pekerja. Menurutnya, mendorong penyandang autisme mendapat pekerjaan dapat diatasi melalui upaya jangka panjang, serta kerja sama dan komitman yang kuat antara pemerintah, pemberi kerja, orang tua penyandang autisme, dan pihak terkait lainnya.

"Juga, implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas masih belum terealisasikan secara baik dan merata, khususnya dalam hal peluang kerja," jelasnya.

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya pelatihan untuk para difabel dan autisme, yang sesuai dengan lapangan kerja yang tersedia. Dia mencontohkan praktik baik dari sejumlah perbankan nasional dengan merekrut para pekerja dari kalangan difabel, yang sebelumnya telah mendapat pelatihan.

"Bank BCA mereka menerima pekerja-pekerja difabel tapi sudah dilatih. Bank Mandiri juga," katanya.

Wamen Veronica sekaligus mendorong sinergi lintas sektor. Termasuk dengan swasta sebagai penyedia lapangan kerja, melalui rencana pelatihan perempuan dan anak penyandang disabilitas.

"Dengan adanya forum ini dan roadmap lima tahun ke depan untuk pelatihan, negara hadir. Kita punya sentra untuk menerima para difabel yang bisa dilatih untuk kemudian dipekerjakan," kata Veronica Tan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Cegah Kepanikan Saat Bencan...
Olahraga
Hasil Liga Champions: Como ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.