Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat, BMKG Peringatkan Potensi Karhutla di Sejumlah Wilayah Indonesia

📅 Minggu, 01 Okt 2023, 04:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gawat, BMKG Peringatkan Potensi Karhutla di Sejumlah Wilayah Indonesia Doc: Antara / HO Pusdalops Kabupaten PPU
Ket. Ilustrasi - Petugas gabungan di Kabupaten Penajam Paser Utara sedang memadamkan karhutla di Kecamatan Penajam.

Jakarta - Gawat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, Minggu, di tengah cuaca panas yang melanda Tanah Air.

Peringatan itu disampaikan BMKG melalui laman bmkg.go.id, yang dipantau di Jakarta, Minggu dini hari.

Menurut BMKG, beberapa wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan antara lain Jambi, sebagian wilayah Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan sebagian wilayah Lampung.

Selain itu Nusa Tenggara Timur, serta sebagian wilayah Sumatera Selatan (Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Prabumulih, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ulu, Lahat, Ogan Komering Ulu Timur, Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Rawas Utara dan Muara Enim).

Khusus di Kalimantan Tengah, BMKG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan untuk tujuan apapun.

"Waspada potensi penurunan kualitas udara akibat peningkatan polusi udara yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah," demikian imbauan BMKG.

Untuk itu, masyarakat diimbau agar mengurangi kegiatan di luar rumah dan ketika berada di luar ruangan untuk menggunakan penutup wajah/masker terutama bagi masyarakat yang memiliki riwayat gangguan pernapasan, anak-anak, ibu hamil, dan orang tua usia lanjut.

Adapun diberitakan sebelumnya BMKG memprakirakan fenomena cuaca panas terik di sejumlah wilayah Indonesia dapat berlangsung sampai Oktober 2023.

"Kondisi fenomena panas terik ini diprediksi masih dapat berlangsung dalam periode Oktober ini," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto di Jakarta, Sabtu (30/9).

Dia menyampaikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia, terutama yang berada di selatan ekuator, masih mengalami musim kemarau.

Sebagian wilayah Indonesia, menurut dia, akan memasuki periode peralihan musim selama Oktober sampai November 2023.

Bagian wilayah Indonesia yang memasuki masa peralihan musim pada kurun itu kebanyakan diprakirakan bercuaca cerah pada siang hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
  • Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal
    Preview komentar:
    Ulasan mengenai sinergi antara asosiasi pembudi daya dan ...
Luar Negeri
Babak Baru Diplomasi: Trump...
Luar Negeri
Trump Ancam Hukuman Ekonomi...
BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.