Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perang di Ukraina Menyebabkan Kematian Ribuan Penghuni Laut Hitam

📅 Senin, 16 Jan 2023, 20:11 WIB | Oleh:

Namun, karena sebagian besar lumba-lumba yang mati tenggelam begitu saja ke dasar laut dan tidak pernah dihitung, Rusev yakin jumlah sebenarnya jauh lebih tinggi.

Organisasi-organisasi lainnya di sekitar Laut Hitam juga menyadari ada peningkatan jumlah satwa yang mati.

Mare Nostrum, sebuah asosiasi ahli lingkungan Rumania, mengatakan jumlah bangkai Cetacea yang terdampar adalah yang tertinggi, setidaknya sejak 2010.

Marian Paiu, Direktur Eksekutif Mare Nostrum, mengatakan mereka telah mencatat ada 194 hewan terdampar antara Januari hingga akhir September. Di tahun-tahun sebelumnya, mereka mencatat kurang dari 100 ekor.

Penyebab utamanya, menurut Rusev, adalah trauma akustik dari peningkatan penggunaan sonar oleh kapal selam, terutama milik Russia.

"Ketika lumba-lumba mendapatkan tekanan ini dari sonar, sistem akustiknya sepenuhnya rusak. Lumba-lumba tidak memiliki kemungkinan untuk menavigasi dirinya sendiri, jadi dia harus berjuang dan mungkin kolaps... . [Kami] baru saja melihat lumba-lumba tanpa tanda luka apapun. Ketika kami melihat lumba-lumba sebelum perang, kami melihat bekas jaring di tubuhnya atau sirip yang dipotong," kata dia.

Sonar Biologis

Lumba-lumba dan porpoise menggunakan ekolokasi - bentuk sonar biologis - untuk bernavigasi dan berkomunikasi, bersiul, mencicit, mendengung, dan menentukan arah pergerakan mereka di air.

Sekarang ada banyak bukti yang menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan sonar oleh angkatan laut dan trauma akustik pada Cetacea.

Setelah banyak bangkai Cetacea terdampar di Bahama pada 2000, Angkatan Laut AS untuk pertama kalinya menetapkan penyebab kematian mereka adalah sonar yang digunakan dalam latihan.

Para peneliti menemukan bahwa peristiwa terdamparnya bangkai Cetacea secara massal terbesar di Inggris, di Cornwall pada 2008, kemungkinan disebabkan oleh aktivitas angkatan laut.

Setidaknya 26 lumba-lumba biasa bermoncong pendek mati dalam insiden itu, setelah latihan angkatan laut internasional, termasuk penggunaan sonar frekuensi menengah, yang dilakukan di dekat lokasi itu, empat hari sebelumnya.

Namun, kerahasiaan militer terkadang menghambat penelitian tentang masalah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Kalah Telak di Piala AFF: T...
Olahraga
Daftar 18 Pemain Voli Putra...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.