Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sumatera Utara: Pascabencana, Sebanyak 11.081 Keluarga Sudah Terima Bantuan

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 23:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Sumatera Utara: Pascabencana, Sebanyak 11.081 Keluarga Sudah Terima Bantuan Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Ady Putra (kedua kiri) dalam temu pers yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfo Provinsi Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (2/10/2026).

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan sebanyak 11.081 keluarga penerima manfaat (KPM) sudah menerima bantuan pascabencana hidrometeorologi di Sumut.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumut Ady Putra mengatakan yang telah tersalurkan, yakni bantuan hunian, jaminan hidup, dan stimulan ekonomi kepada masyarakat terdampak.

"Sebagian besar kabupaten/kota sudah tuntas terealisasi," ucap Ady Putra dalam temu pers yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfo Provinsi Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (02/10).

Dalam program bantuan hunian dan jaminan hidup, lanjut dia, total dana yang dialokasikan masing-masing sebesar Rp45,084 miliar di empat kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Sedangkan program stimulan ekonomi dengan jumlah dana dialokasikan sebesar Rp75,14 miliar, di antaranya terealisasi Rp68,51 miliar di empat kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Pihaknya merinci, Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi daerah alokasi terbesar dengan bantuan hunian dan jaminan hidup mendapat dana sebesar Rp27,618 miliar bagi 9.206 KPM.

"Realisasinya Rp27,201 miliar atau 9.067 KPM atau sekitar 98,49 persen. Stimulan ekonomi di Tapanuli Tengah mendapat alokasi Rp46,03 miliar, dan realisasinya Rp45,335 miliar," jelasnya.

Sementara Kabupaten Langkat, kata Ady Putra, bantuan hunian dan jaminan hidup dialokasikan sebesar Rp3,88 miliar bagi 1.296 KPM, dan terealisasi Rp3,85 miliar atau 1.286 KPM.

"Begitu pula program stimulan ekonomi yang sudah terealisasi Rp6,43 miliar dari alokasi Rp6,48 miliar," tutur dia.

Untuk Kota Sibolga, realisasi penyaluran bantuan hunian dan jaminan hidup sebesar Rp1,08 miliar dari alokasi Rp1,10 miliar.

"Sebanyak 367 KPM sudah menerima bantuan tersebut. Program stimulan ekonomi di Sibolga tersalurkan Rp1,81 miliar dari alokasi sebesar Rp1,83 miliar," ujarnya.

Terakhir, Kabupaten Tapanuli Utara tercatat sudah terealisasi sebesar Rp1,08 miliar dari alokasi Rp1,30 miliar.

"Ada 361 KPM telah menerima bantuan. Pada program stimulan ekonomi di Tapanuli Utara realisasinya mencapai Rp1,8 miliar dari alokasi Rp2,17 miliar," papar Ady Putra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.