Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perang di Ukraina Menyebabkan Kematian Ribuan Penghuni Laut Hitam

📅 Senin, 16 Jan 2023, 20:11 WIB | Oleh:

Dalam beberapa kasus, penelitian menunjukkan kemungkinan kerusakan yang disebabkan oleh paparan berlebihan terhadap trauma sonik malah sebaliknya. Jika terdampar disebabkan oleh penyakit atau infeksi, Cetacea biasanya mati.

Gangguan Akustik

Ketika perang skala penuh pecah pada Februari 2022, Laut Hitam adalah salah satu titik fokus.

Russia memandang Laut Hitam dan pelabuhan air hangatnya sangat penting untuk keamanannya.

Setelah Uni Soviet runtuh pada 1991, Moskwa menyewa pelabuhan Krimea Sevastopol - rumah bagi Armada Laut Hitam Russia - dari Ukraina. Russia menduduki dan mencaplok semenanjung Krimea pada 2014.

Armada Laut Hitam jauh lebih besar dari angkatan laut Ukraina yang sederhana.

Royal United Services Institution (Rusi), sebuah lembaga think tank keamanan, mengatakan enam kapal selam Russia di Laut Hitam "secara substansial mengalahkan aset bawah permukaan yang dikerahkan secara regional" dari angkatan laut lain di wilayah tersebut.

Kapal selam Russia menembaki Ukraina. Serangan itu menjadi sumber tambahan gangguan akustik, bersama dengan mesin helikopter, ledakan bawah air, dan ranjau.

Russia telah menembakkan ratusan rudal dari Laut Hitam, dan apa pun yang jatuh ke laut akan membuat Cetacea mengungsi, kata Popov.

Di musim semi, ia dan rekan-rekannya mencatat jumlah kedatangan Cetacea di lepas pantai Bulgaria adalah yang tertinggi selama enam tahun.

"Hewan-hewan... terdistribusi dalam sebuah pola," kata Popov. "Pola ini telah rusak dan mereka bergerak lebih jauh ke selatan. Itu sebabnya di perairan Bulgaria, ada kepadatan yang begitu tinggi." Kepadatan tambahan itu juga memudahkan penyebaran penyakit, tambah dia.

Pada hari pertama invasi (24 Februari), angkatan laut Russia segera bergerak untuk merebut Pulau Ular, yang berjarak 50 kilometer dari lepas pantai Taman Nasional Tuzly (tanggapan penjaga perbatasan Ukraina yang agresif menjadi meme dan akhirnya menjadi perangko).

Ukraina menenggelamkan Moskva, kapal induk misil dan andalan Armada Laut Hitam pada April 2022, dan merebut kembali Pulau Ular pada Juni 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

48 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.