Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putra Mahkota Arab Saudi Ungkap Dunia Hadapi Krisis Energi dengan Dampak Belum Pasti

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 17:23 WIB | Oleh:
Putra Mahkota Arab Saudi Ungkap Dunia Hadapi Krisis Energi dengan Dampak Belum Pasti Doc: Saudi Press Agency
Ket. Pangeran Mohammed Bin Salman

RIYADH — Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman, mengatakan dunia menghadapi krisis energi dengan dampak yang belum pasti. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato kerajaan tahunan pada Rabu (30/9), dilansir dari Xinhua.

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka tahun ketiga sesi kesembilan Dewan Syura atas nama Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Mohammed bin Salman mengatakan Arab Saudi telah membantu menjaga keamanan energi global dengan mempertahankan pasokan minyak ke pasar internasional.

Arab Saudi juga mengambil inisiatif membentuk Aliansi Pertahanan Maritim Multinasional. Aliansi tersebut bertujuan meningkatkan keamanan maritim, melindungi kepentingan bersama di jalur pelayaran internasional.

Aliansi tersebut juga bertujuan untuk mencegah jalur tersebut digunakan sebagai alat tekanan politik atau ekonomi. Menurut Mohammed bin Salman, Arab Saudi bekerja sama dengan para mitra untuk memperkuat kerja sama internasional.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi eskalasi, meredakan ketegangan, serta mendukung stabilitas regional dan internasional. Ia juga menyerukan masyarakat internasional segera memenuhi tanggung jawabnya untuk memastikan keamanan arus barang-barang penting dan bantuan kemanusiaan.

Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran distribusi kebutuhan masyarakat di tengah gangguan yang terjadi. Terkait keamanan kawasan Teluk, ia mengatakan serangan terhadap negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) menunjukkan pentingnya menjaga keamanan kawasan.

Mohammed bin Salman menegaskan bahwa stabilitas negara-negara GCC tidak dapat dipisahkan. Ia juga menekankan pentingnya tindakan bersama, kerja sama strategis, dan integrasi ekonomi di antara negara-negara GCC. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.