Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Produksi Ikan, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumsel Kembangkan Kampung Budi Daya Ikan

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 22:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Produksi Ikan, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumsel Kembangkan Kampung Budi Daya Ikan Doc: ANTARA
Ket. Kawasan daerah aliran Sungai Musi Palembang potensi dijadikan kampung budi daya ikan.

PALEMBANG – Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Selatan terus melakukan pengembangan kampung budi daya ikan untuk meningkatkan produksi ikan di kabupaten dan kota.

"Hingga kini kami telah mengembangkan kampung budi daya ikan di sebagian daerah dari 17 kabupaten dan kota," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumsel Aries Irwan Wahyu di Palembang, Jumat (02/10).

Menurut dia, daerah yang telah mengembangkan kampung budi daya ikan itu seperti Kota Palembang, Prabumulih, Kota Lubuklinggau, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Banyuasin, Musi Banyuasin (Muba), Musirawas, dan Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Jenis ikan yang dibudidayakan di daerah tersebut bervariasi seperti lele, nila, gabus, dan ikan baung, jenisnya tergantung dengan kondisi daerah masing-masing serta potensi pasar.

Sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan jenis ikan yang dibudidayakan di Kabupaten OKU Timur dan Banyuasin yakni ikan patin (Kampung Patin).

Kemudian di Kota Palembang, Prabumulih dan Muba dikembangkan budidaya ikan lele (Kampung Lele), Kabupaten Musirawas (Kampung Nila), Lubuk Linggau (Kampung Baung), dan Kabupaten Ogan Ilir dikembangkan ikan gabus (Kampung Gabus).

Jenis ikan dan kampung budi daya di provinsi ini akan diupayakan lebih banyak lagi sehingga dapat menjadikan Sumsel sebagai penghasil ikan terbesar dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat provinsi sekitar bahkan nasional.

Saat ini ada satu daerah yang berhasil melakukan budi daya ikan patin yakni Kabupaten Banyuasin dengan produksi rata-rata per tahun di atas 100 ribu ton, jelas Aries Irwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.