Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perang di Ukraina Menyebabkan Kematian Ribuan Penghuni Laut Hitam

📅 Senin, 16 Jan 2023, 20:11 WIB | Oleh:

Ukraina bahkan lebih buruk. Negara itu berasa di peringkat 122 dari 180 negara dalam indeks.

Rusev optimistis semangat perubahan di Ukraina yang disebabkan oleh perang akan mengarah pada intoleransi baru terhadap korupsi.

"Ketika saya menjadi direktur [taman nasional Tuzly], saya melihat bagaimana beberapa penjaga memberikan izin kepada pemburu liar, dan kadang-kadang mereka mengekstraksi berton-ton ikan... Saya berharap setelah perang, akan para penjaga menganggap korupsi sebagai sesuatu yang tidak normal," kata dia.

Kerusakan penuh yang terjadi pada Laut Hitam dan satwa liar lautnya hanya akan menjadi jelas setelah perang berakhir, dan tidak ada tanda-tanda bahwa itu akan segera terjadi.

Untuk saat ini, terlalu berbahaya bagi para ilmuwan untuk melakukan penelitian. Banyak peluru yang ditembakkan oleh Russia mendarat di lahan basah pesisir, menciptakan kawah yang dalam.

Peluru yang gagal meledak tetap berbahaya. Selain itu, kedua belah pihak meletakkan ranjau di laut; ini bisa memakan waktu puluhan tahun untuk dibersihkan.

"Setidaknya di pantai kami, selain ranjau yang mengambang... kami tidak mencatat perubahan kualitas air lainnya, misalnya, atau spesies.

"Satu-satunya hal yang terus sampai ke telinga saya, itu adalah kenyataan bahwa nelayan kekurangan ikan. Mereka mengeluh selama beberapa bulan sekarang bahwa jumlah ikan dan [jumlah] spesies menurun," kata Paiu.

Mare Nostrum harus menunda beberapa surveinya. Beberapa di antaranya telah memakan waktu beberapa tahun perencanaan. Bahkan setelah para ilmuwan dapat mulai bekerja lagi, tentu akan ada beberapa celah dalam data.

Ini adalah pandangan yang mengecilkan hati para peneliti yang telah menghabiskan waktu bertahun-tahun membangun gambaran ekosistem yang kompleks dan beragam di sekitar Laut Hitam.

"Saya sangat takut kita akan menemukan ancaman paling parah ketika [perang] berakhir. Sangat jelas kita sekarang baru berada di tengah proses," kata Goldin. "Saya sangat takut besok atau lusa kita akan menemukan dampak paling mematikan dari perang," pungkas dia BBC/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.