Memperkuat Layanan Puspaga untuk Menekan Kasus Kekerasan di Balikpapan
📅 Jumat, 02 Okt 2026, 23:37 WIB | Oleh: Tim PenulisBalikpapan - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, memperkuat kapasitas layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) guna mengoptimalkan pencegahan kekerasan serta pemulihan psikologis anak dan keluarga di wilayah Balikpapan.
Kepala DP3AKB Kota Balikpapan Nursyamsiarni D Larose mengatakan bahwa penguatan dilakukan dengan mempermudah akses konseling melalui sistem pendaftaran daring (online) serta mengoptimalkan pendampingan langsung oleh tenaga ahli secara gratis.
"Langkah penguatan tersebut dilakukan menyusul adanya peningkatan laporan kasus kekerasan serta permasalahan relasi anak dan keluarga sebesar lima persen sepanjang tahun berjalan di Kota Balikpapan," ujar Nursyamsiarni di Balikpapan, Jumat.
Menurut dia, kenaikan volume laporan tersebut tidak hanya menunjukkan adanya tantangan sosial, tetapi juga mencerminkan meningkatnya kesadaran kritis warga untuk melaporkan dugaan kekerasan dan memanfaatkan fasilitas konseling pemerintah daerah.
Melalui skema layanan Puspaga, masyarakat kini dapat mengakses konsultasi pola asuh anak, konflik keluarga, hingga pemulihan trauma akibat tindakan kekerasan tanpa perlu mengantre secara manual di lokasi.
Selain digitalisasi pendaftaran, Pemkot Balikpapan juga merancang program jangka panjang untuk menambah jumlah tenaga psikolog klinis yang akan ditempatkan secara berkala di unit-unit layanan.
"Kami menargetkan pemenuhan alokasi satu tenaga psikolog untuk setiap fasilitas layanan kesehatan masyarakat atau pos Puspaga secara bertahap, yang diproyeksikan terealisasi penuh pada 2027," tambahnya.
Penambahan sumber daya manusia (SDM) ahli ini diharapkan mampu memangkas durasi antrean penanganan serta memastikan setiap laporan kasus anak maupun perempuan mendapatkan intervensi psikologis secara cepat dan tepat.
Selama ini, Puspaga Balikpapan bergerak secara berkesinambungan melalui tindakan preventif berupa edukasi ketahanan keluarga di tingkat kelurahan hingga lingkungan sekolah.
Materi edukasi fokus pada sosialisasi pencegahan perundungan (bullying), komunikasi efektif antara orang tua dan anak, serta pengawasan penggunaan media digital guna mencegah kejahatan siber yang menyasar anak di bawah umur.
DP3AKB Balikpapan mengimbau masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan dan tidak ragu memanfaatkan fasilitas Puspaga, maupun segera melaporkan setiap potensi kekerasan fisik, verbal, hingga kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di sekitar mereka
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!