Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Revitalisasi Drainase untuk Mencegah Banjir di Banda Aceh

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 23:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Revitalisasi Drainase untuk Mencegah Banjir di Banda Aceh Doc: Antara
Ket. Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal saat meninjau drainase yang tersumbat karena banyaknya sampah di Banda Aceh, Jumat (2/10/2026).

Banda Aceh - Pemerintah Kota Banda Aceh merevitalisasi sejumlah drainase yang selama ini kurang menyerap air sehingga kerap terjadi banjir saat hujan deras.

"Kita perbaiki drainase, kemudian bangun penampungan air agar tidak banjir dan kita bersihkan juga," kata Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, di Banda Aceh, Jumat.

Langkah ini, kata Illiza, sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya bencana hidrometeorologi, di antaranya dengan membersihkan lingkungan, sampah, serta memperbaiki drainase.

Dia menyebutkan drainase yang dibenahi menggunakan dana otonomi khusus Aceh (DOKA) itu meliputi lima titik yang memang kerap terjadi banjir genangan akibat resapan air di drainasenya tidak berjalan.

Adapun lima titik tersebut masing-masing tersebar di jalan Malikul Saleh, Lamgugop, Lamdom, Poe Teumeureuhom, dan jalan Khairil Anwar.

"Lima titik di tahun ini, untuk pekerjaannya alhamdulillah sudah selesai. Penambahan tahun depan Insya Allah," ujarnya.

Dia berharap, lima lokasi yang direvitalisasi tersebut benar-benar dapat berfungsi menyerap air sehingga titik banjir genangan di ibu kota provinsi Aceh itu dapat diantisipasi dan terus berkurang.

Selain itu, sejauh ini pemerintah kota juga sudah memasang integrated warning system (IWS) pada lima titik yang menjadi langganan banjir genangan sebagai upaya mitigasi.

"Kita juga sudah punya deteksi banjir IWS pada lima titik, mudah-mudahan ini bisa mengontrol, agar kita bisa meminimalkan dampak terjadinya curah hujan tinggi," katanya.

Dalam kesempatan ini, Illiza meminta kepada masyarakat kota untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, dengan tidak membuang sampah dalam selokan yang dapat membuat drainase tak berfungsi, sehingga banjir dapat dihindari.

"Mudah-mudahan dengan adanya kesadaran masyarakat, baik itu bersih-bersih lingkungan, kemudian juga menjaga sampah, pengolahan sampah dengan baik, kota kita tetap aman dari banjir," katanya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.