Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prediksi Musim Hujan 2026 Lebih Lambat dan Singkat

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 17:30 WIB | Oleh:
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026 Lebih Lambat dan Singkat Doc: RRI/Zahrorin Aljannah
Ket. Direktur Layanan Iklim Terapan BMKG, Marjuki (kiri)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di Indonesia pada 2026 datang lebih lambat dan berlangsung lebih singkat. Kondisi tersebut dipengaruhi musim kemarau yang berlangsung lebih panjang dari biasanya.

Direktur Layanan Iklim Terapan BMKG, Marjuki, mengatakan mundurnya musim hujan berkaitan dengan panjangnya periode kemarau. Menurut dia, kondisi tersebut membuat durasi musim hujan tahun ini diperkirakan lebih pendek.

"Karena musim kemarau kita sudah mundur sudah cukup panjang. Sehingga musim penghujan kita diprediksi oleh BMKG akan lebih pendek," kata Marjuki dalam konferensi pers Desk Koordinasi Penanggulangan Karhutla di Kemenko Polkam, Jakarta, Kamis (1/10).

Meski berlangsung lebih singkat, intensitas hujan pada sejumlah hari diperkirakan lebih tinggi dibandingkan kondisi normal. BMKG masih melakukan pengukuran untuk menentukan tingkat keekstreman curah hujan tersebut.

"Mungkin akan lebih intensitasnya lebih tinggi dari biasanya, ada hari-hari gitu, enggak setiap hari ya, ada hari-hari yang mungkin nanti. Apakah itu ekstrem atau tidak ya nanti kita ukur," kata dia.

Sebelumnya, BMKG memprediksi awal musim hujan di mayoritas wilayah Indonesia mengalami kemunduran pada 2026. Kondisi tersebut berkaitan dengan pengaruh fenomena El Nino serta periode kemarau yang berlangsung bersamaan.

Marjuki mengatakan kondisi tersebut membuat musim kemarau di Indonesia berlangsung lebih panjang dan kering. Dampaknya, awal musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan mengalami kemunduran.

"Kita memprediksi bahwa awal musim hujan kita ini semuanya adalah mundur dari awalnya. Ini masih sejalan dengan prediksi BMKG bahwa kemarau kita itu lebih panjang, sehingga awal musim hujan kita akan mundur," ucap dia.

Meski demikian, sejumlah wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan. Cakupan wilayah yang mengalami musim hujan diperkirakan terus bertambah secara bertahap mulai Oktober hingga Desember 2026. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.