Asal-usul Lahirnya Sistem Kasta di India
📅 Kamis, 15 Sep 2022, 00:00 WIB | Oleh: Haryo BronoAnehnya selama enam abad dominasi Islam (kira-kira 1150-1750), sistem kasta berkembang pesat. Misalnya, para Brahmana mulai mengandalkan pertanian untuk pendapatan mereka, karena raja-raja Muslim tidak memberi hadiah yang kaya kepada kuil-kuil Hindu.
Ketika British Raj mulai mengambil alih kekuasaan di India pada tahun 1757, mereka mengeksploitasi sistem kasta sebagai alat kontrol sosial. Inggris bersekutu dengan kasta Brahmana, memulihkan beberapa hak istimewa yang telah dicabut oleh penguasa Muslim.
British Raj adalah sebutan era baru (1858-1947) yang menandai penguasaan India di bawah kendali langsung penguasa Inggris di London (British Crown). Pada waktu itu, Ratu Victoria digelari "Empress of India" pasca berakhirnya kekuasaan EIC di India pada 1858.
Namun, banyak kebiasaan India mengenai kasta yang lebih rendah tampak diskriminatif bagi masyarakat Inggris sehingga dilarang. Selama era '30-an dan '40-an, pemerintah Inggris membuat undang-undang untuk melindungi kasta-kasta, orang-orang tak tersentuh dan orang-orang dari kasta rendah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebuah gerakan menuju penghapusan Dalit terjadi dalam masyarakat India pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 juga. Pada 1928, kuil pertama menyambut kaum tak tersentuh itu untuk beribadah bersama anggota kasta atasnya. Pengacara Mohandas Gandhi atau Mahatma Gandhi menganjurkan emansipasi untuk Dalit, juga, menciptakan istilah harijan atau "Anak-anak Tuhan" untuk menggambarkan mereka.
Ketika Republik India merdeka pada 15 Agustus 1947, pemerintah baru memberlakukan undang-undang untuk melindungi kasta-kasta dan suku-suku, yang mencakup kelompok yang tak tersentuh dan kelompok yang menjalani gaya hidup tradisional. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!