Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat, Reli Bursa Asia Kembali Angkat Kepercayaan Investor

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 19:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat, Reli Bursa Asia Kembali Angkat Kepercayaan Investor Doc: ANTARA FOTO/ Dhemas Reviyanto
Ket. Ilustrasi-Seorang wanita berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan akhir pekan yang sejalan dengan kenaikan bursa saham Asia menunjukkan sentimen pasar regional masih menjadi salah satu penopang utama pergerakan pasar domestik.

Optimisme investor terhadap prospek ekonomi kawasan serta meredanya tekanan eksternal mendorong peningkatan minat pada aset berisiko.

Meski demikian, keberlanjutan penguatan IHSG tetap akan dipengaruhi oleh perkembangan faktor global, termasuk arah kebijakan moneter bank sentral utama, dinamika geopolitik, serta kondisi fundamental ekonomi dalam negeri.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (31/7) sore, ditutup menguat 49,77 poin atau 0,80 persen ke posisi 6.236,13 mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,38 poin atau 0,38 persen ke posisi 621,24.

“Menjelang akhir pekan, mayoritas bursa regional Asia bergerak menguat. Pelaku pasar tampaknya merespons rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) dan hasil pertemuan Politbiro Tiongkok,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam kajiannya di Jakarta.

Dari mancanegara, data ekonomi AS menunjukkan inflasi PCE Juni 2026 melandai ke angka 3,7 persen year on year (yoy), sementara pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 melambat di level 1,5 persen (yoy).

"Kondisi itu memicu spekulasi investor bahwa The Fed akan mengalihkan fokusnya dari pengendalian inflasi ke mitigasi kelesuan ekonomi. Sehingga pasar berekspektasi bahwa The Fed akan kembali menahan suku bunga pada rapat kebijakan di bulan September 2026," ujar Nico.

Dari Tiongkok, hasil pertemuan Politbiro Tiongkok berkomitmen akan terus mendorong kebijakan fiskal dan memberikan sinyal tidak akan ada pelonggaran kebijakan secara luas.

Dalam pertemuan itu, menegaskan kembali rencana untuk memperkuat dukungan ekonomi tetapi memberikan rincian terbatas tentang skala dan waktu langkah-langkah stimulus potensial.

Selain itu, Politbiro menyampaikan tetap menggunakan instrumen kebijakan yang ada daripada meluncurkan stimulus besar-besaran, dan juga menegaskan kembali komitmen untuk menstabilkan sektor properti, melindungi lapangan kerja, mengatasi risiko utang lokal, mereformasi bank-bank kecil, serta memperdalam perubahan pasar modal.

Dalam negeri, sentimen terangkat dari putusan Mahkamah Konstitusional (MK) yang menyatakan bahwa pendanaan untuk makanan gratis tidak boleh berasal dari anggaran pendidikan, sebuah langkah yang dilihat sebagai penguatan reformasi tata kelola yang terkait dengan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu, Presiden Prabowo memberikan sinyal bahwa Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia diusulkan untuk menjadi Gubernur BI definitif.

Dengan latar belakang sebagai Deputi Gubernur Senior BI, Destry dinilai memiliki pemahaman yang kuat terhadap kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan, sehingga transisi kepemimpinan diperkirakan berlangsung mulus tanpa perubahan kebijakan yang drastis serta tentunya memberikan ketenangan dari intervensi politik yang ada.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.