Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dari Pengemudi Grab hingga Meneruskan Warung Pecel Keluarga, Moris Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 21:25 WIB | Oleh:
Dari Pengemudi Grab hingga Meneruskan Warung Pecel Keluarga, Moris Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Doc: Grab Indonesia
Ket. Moris Suhendi memanfaatkan Asisten AI GrabMerchant untuk mengoptimalkan penjualan Warung Bude Pecel Khas Wonogiri. Ia meneruskan warung pecel keluarga selama 28 tahun dengan memanfaatkan GrabFood dan Asisten AI GrabMerchant untuk mengembangkan usaha.

Teknologi kecerdasan buatan (AI) mulai dimanfaatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk membantu mengelola bisnis sehari-hari. Salah satunya dilakukan Moris Suhendi, pemilik Warung Bude Pecel Khas Wonogiri di Tangerang, Banten.

Moris merupakan generasi penerus usaha kuliner keluarganya yang telah berjalan selama 28 tahun. Sebelum fokus mengembangkan warung tersebut, ia sempat menjadi mitra pengemudi Grab.

Pengalaman sebagai pengemudi sekaligus pengelola usaha membuat Moris melihat peluang pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pelanggan dan membuat pengelolaan bisnis lebih efisien.

Dalam menjalankan usahanya, Moris memanfaatkan GrabFood untuk menjangkau pelanggan di luar wilayah tempat warungnya beroperasi. Ia juga menggunakan Asisten AI GrabMerchant untuk membantu memahami performa toko, mengelola operasional, serta mempertimbangkan strategi promosi.

Salah satu rekomendasi yang diterapkan Moris adalah menggabungkan dua porsi Pecel Campur menjadi menu bundling Paket Duo Hemat [2X Pecel Campur]. Berdasarkan data yang ia peroleh, menu bundling tersebut mencatat penjualan 48,42 persen lebih tinggi dibandingkan menu Pecel Campur yang dijual secara satuan.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu contoh pemanfaatan AI oleh UMKM untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Berawal dari Jualan Pecel Keliling

Kisah Warung Bude Pecel Khas Wonogiri bermula pada 1998 ketika orang tua Moris merantau ke Tangerang. Sang ibu, Sari, kemudian mulai menjual pecel khas Wonogiri secara berkeliling.

Dengan keterampilan memasak makanan khas daerah asalnya, Sari menjajakan pecel di sekitar sekolah dasar, pasar, dan permukiman.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Moris mulai membantu usaha tersebut. Pada 2019, ia juga bergabung sebagai mitra pengemudi Grab. Setiap pagi, Moris membantu mempersiapkan masakan sebelum melanjutkan aktivitas mengantar paket pada siang hari.

Dari pekerjaannya sebagai pengemudi, Moris melihat secara langsung bagaimana pelaku usaha kuliner memanfaatkan platform digital untuk menerima pesanan dan berinteraksi dengan pelanggan.

Pengalaman tersebut kemudian mendorongnya mendaftarkan Warung Bude Pecel Khas Wonogiri sebagai mitra merchant GrabFood pada 2021.

“Sebelumnya, ibu saya hanya berjualan di lingkungan sekitar Kelurahan Tajur. Setelah bergabung dengan Grab, jangkauan pelanggan menjadi lebih luas. Pesanan bisa datang dari Bintaro hingga Kunciran. Pelanggan yang sebelumnya tidak mengetahui usaha kami akhirnya bisa menemukan dan membeli menu kami,” ujar Moris.

Kehadiran di platform digital membuat warung yang sebelumnya mengandalkan pelanggan di sekitar lokasi usaha dapat menerima pesanan dari wilayah yang lebih luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.