Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Asal-usul Lahirnya Sistem Kasta di India

📅 Kamis, 15 Sep 2022, 00:00 WIB | Oleh:
Asal-usul Lahirnya Sistem  Kasta di India Doc: Istimewa

Kasta awalnya untuk membagi-bagi pekerjaan menurut keahlian. Selanjutnya berubah menjadi status sosial yang tidak berubah alias tidak ada mobilitas sosial dalam sistem ini. Alasan teologisnya status kasta yang disandang merupakan bentuk reinkarnasi dari perilaku sebelumnya.

Asal usul sistem kasta di India dan Nepal tepatnya tidak diketahui secara pasti. Namun bukti tertulis awal tentang sistem kasta muncul dalam kitab suci Veda dalam teks berbahasa Sansekerta yang berasal dari 1.500 SM. Veda membentuk dasar dari kitab suci Hindu.

Sementara itu kitab sebelumnya "Rigveda", yang berasal dari sekitar 1700-1100 SM, jarang menyebutkan perbedaan kasta. Sebelum Veda ada, mobilitas sosial adalah hal yang umum pada masanya.

Jika seorang Hindu diminta untuk menjelaskan asal usul sistem kasta, kemungkin mulai menceritakan kisah Brahma, dewa berkepala empat dan bertangan empat yang dipercaya sebagai pencipta alam semesta.

Pendeta atau guru dilempar dari mulutnya, penguasa dan pejuang dari lengannya, pedagang dan pedagang dari pahanya, dan pekerja dan petani dari kakinya. Empat bagian tubuh ini dari atas kemudian membentuk kasta Brahmana, Kshatriya, Vaisya, dan Sudra.

Menurut Ramesh Chandra dalam bukuIdentity and Genesis of Caste System in India(2005), golongan setelah keempat adalah orang yang lahir di luar (dan di bawah) sistem kasta, mereka disebut yang "orang tidak tersentuh" (untouchables) atau biasa disebut Dalit.

Pada awalnya, kasta merupakan penggolongan berdasarkan pekerjaan. Namun kemudian menjadi status yang turun temurun. Setiap orang dilahirkan dalam status sosial dari setiap kategori tidak dapat diubah hingga mereka meninggal.

Istilah kasta bukan dari Bahasa India namun Portugis yang datang pertama di India pada abad ke-16. Bangsa barat ini menyebutnya dengancastayang berarti ras. Sedangkan orang India sendiri menyebut penggolongan itu dalam istilahjati, untuk menyebut sistem struktur sosial turun-temurun di Asia selatan.

Saat ini, istilah kasta digunakan untuk menggambarkan masyarakat bertingkat berdasarkan kelompok turun-temurun tidak hanya di Asia selatan, tetapi juga di seluruh dunia. Mahatma Gandhi meskipun lahir dalam kasta Kshatriya, namun menghabiskan sebagian besar hidupnya bekerja untuk membawa kesetaraan bagi Dalit. Untuk mengangkatnya, ia menamakanuntouchables Harijansyang berarti "anak-anak Tuhan".

Yang lain mungkin menyajikan penjelasan biologis tentang sistem stratifikasi India, berdasarkan gagasan bahwa semua makhluk hidup mewarisi seperangkat kualitas tertentu. Beberapa mewarisi kebijaksanaan dan kecerdasan, beberapa mendapatkan kebanggaan dan gairah, dan yang lain terjebak dengan sifat kurang beruntung.

Pendukung teori ini mengatakan semua aspek gaya hidup seseorang status sosial, pekerjaan, dan bahkan diet dengan kualitas-kualitas yang melekat ini ,dan dengan demikian menggunakannya untuk menjelaskan dasar sistem kasta.

Ada beberapa alasan teologis dibalik kasta. Dalam kosmologi Hindu, terdapat kepercayaan tentang reinkarnasi yaitu proses dimana jiwa dilahirkan kembali ke dalam bentuk material baru setelah kehidupan sebelumnya. Jiwa dapat berpindah tidak hanya di antara berbagai tingkat masyarakat manusia, tetapi juga ke hewan lain.

Kebajikan Perilaku

Selama masa hidup, orang-orang di India secara historis memiliki mobilitas sosial yang kecil. Mereka berjuang untuk kebajikan selama kehidupan mereka saat ini untuk mencapai status yang lebih tinggi di waktu berikutnya setelah mati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Wisata Gastronomi Ajak Wisa...
Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor: Perl...
Daerah
Jaringan Sabu Karawang-Beka...
Ekonomi
Harga Telur Ayam Rp30.100/K...
Olahraga
Puluhan Ribu Orang Ikuti Lo...
Olahraga
Piala Dunia: Brasil Ditahan...
Olahraga
Turnamen Bulu Tangkis Khusu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Puluhan Ribu Orang Ikuti Lomba Lari Jakarta Internasional Maraton

Puluhan Ribu Orang Ikuti Lomba Lari Jakarta Internasional Maraton

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.