Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT KAI: Pelangan Kereta Petani dan Pedagang Capai 35.843

📅 Minggu, 02 Agu 2026, 15:30 WIB | Oleh:
PT KAI: Pelangan Kereta Petani dan Pedagang Capai 35.843 Doc: KAI

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melayani 35.843 pelanggan Kereta Petani dan Pedagang. BUMN transportasi umum tersebut menyampaikan laporan capaian operasional kereta api pada Sabtu (1/8).

Lintas Rangkasbitung hingga Merak menyumbang 35.661 penumpang sejak awal beroperasi pada 1 Desember 2025. Sementara kereta api Cikuray relasi Garut menuju Pasarsenen mencatat 182 pengguna selama masa operasional.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan keberadaan fasilitas pengangkutan barang bagi masyarakat. Layanan lintas Rangkasbitung Merak telah melayani 31.546 pelanggan sepanjang 1 Januari hingga 29 Juli 2026.

“Setiap perjalanan membawa cerita tentang usaha dan penghidupan keluarga. Ada hasil kebun yang akan dijual, barang dagangan yang akan dipasarkan, serta harapan agar usaha dapat terus berjalan,” ujar Anne.

Masyarakat dapat menikmati perjalanan Kereta Petani dan Pedagang Rangkasbitung Merak dengan tarif Rp3.000 saja. Perusahaan menetapkan tarif perjalanan kereta api Cikuray rute Garut menuju stasiun Pasarsenen sebesar Rp45.000.

Anne mengungkapkan skema Public Service Obligation atau PSO dari Pemerintah menjaga keterjangkauan tarif kereta. Kereta komuter ini menghubungkan permukiman warga menuju sentra produksi serta pasar tradisional di kawasan Banten.

“Dukungan Pemerintah melalui PSO memiliki arti besar bagi masyarakat. Tarif yang terjangkau membantu petani, pedagang, pekerja, pelajar, dan pelaku usaha kecil menjalankan aktivitasnya dengan biaya perjalanan yang lebih terkendali,” kata Anne.

Penyediaan ruang khusus barang bawaan membuat kondisi perjalanan para penumpang menjadi lebih tertib serta aman. Kepastian jadwal keberangkatan kereta api membantu para pedagang memperkirakan waktu kedatangan komoditas di pasar.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menyampaikan peran penting angkutan massal tersebut. Penggunaan kereta api mampu mengurangi biaya tambahan serta menekan risiko kerusakan barang selama perjalanan.

“Kereta Petani dan Pedagang menunjukkan bagaimana kebijakan Pemerintah dan pelayanan KAI dapat saling melengkapi dalam mendukung ekonomi masyarakat. KAI akan terus menjaga kualitas layanan agar manfaatnya semakin luas dan relevan dengan kebutuhan pelanggan,” kata Wisnu. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.