Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Asal-usul Lahirnya Sistem Kasta di India

📅 Kamis, 15 Sep 2022, 00:00 WIB | Oleh:

Dalam sistem ini, bentuk baru jiwa tertentu bergantung pada kebajikan perilaku semasa hidup sebelumnya. Dengan demikian, orang yang benar-benar berbudi luhur dari kasta Sudra misalnya, dapat dihargai dengan kelahiran kembali sebagai seorang Brahmana di kehidupan berikutnya.

Hingga hari ini di India, praktik yang terkait dengan kasta bervariasi dari waktu ke waktu dan di seluruh India, tetapi semuanya memiliki beberapa kesamaan. Tiga bidang utama kehidupan yang secara historis didominasi oleh kasta adalah perkawinan, makan, dan peribadatan keagamaan.

Pernikahan lintas kasta dilarang keras. Kebanyakan orang bahkan menikah dalam sub-kasta ataujatimereka sendiri. Ketika makan, siapapun dapat menerima makanan dari tangan seorang Brahmana, tetapi seorang brahmana akan tercemar jika dia mengambil jenis makanan tertentu dari orang kasta yang lebih rendah.

Di sisi lain, jika seorang Dalit berani mengambil air dari sumur umum, dia mencemari air, dan tidak ada orang lain yang bisa menggunakannya. Dalam pemujaan agama, Brahmana, sebagai kelas pendeta, memimpin ritual dan layanan termasuk persiapan untuk festival dan hari libur, serta pernikahan dan pemakaman. Sedangkan kasta Ksatria dan Waisya memiliki hak penuh beribadah, tetapi di beberapa tempat, Sudra (kasta pelayan) tidak diizinkan mempersembahkan korban kepada para dewa.

Orang-orang Dalit yang tidak dapat disentuh, dilarang sepenuhnya berada di kuil. Jika bayangan seorang yang "tak tersentuh" itu menyentuh seorang Brahmana, maka Brahmana itu akan tercemar, jadi mereka yang tidak tersentuh harus berbaring telungkup di kejauhan ketika seorang Brahmana lewat.

Meskipun sumber-sumber Veda awal menyebutkan empat kasta utama, sebenarnya ada ribuan kasta, sub-kasta, dan komunitas dalam masyarakat India. Kasta atau sub-kasta selain empat yang disebutkan dalamBhagavad Gita.

Beberapa sub kasta adalah Bhumihar atau pemilik tanah, Kayastha atau juru tulis, dan Rajput, sektor utara Kshatriya atau kasta prajurit. Beberapa kasta muncul dari pekerjaan yang sangat spesifik, seperti Garudi, pemikat ular, atau Sonjhari, yang mengumpulkan emas dari dasar sungai.

Orang yang melanggar norma sosial dapat dihukum dengan dijadikan Dalit. Ini bukan kasta terendah karena sama sekali bukan kasta. Orang-orang yang dianggap tidak tersentuh, selain keturunan mereka, dikutuk dan sepenuhnya berada di luar sistem kasta. hay/I-1

Sedikit Anomali yang Pernah Terjadi

Kasta berlaku bagi penganut Hindu. Namun anehnya, populasi non-Hindu di India terkadang mengorganisir diri mereka ke dalam kasta juga. Setelah masuknya Islam, misalnya, umat Islam terbagi ke dalam kelas-kelas seperti Sayed, Sheikh, Mughal, Pathan, dan Qureshi.

Dinasti Gupta yang terkenal dan memerintah dari tahun 320 hingga 550 M, berasal dari kasta Waisya dan bukan Ksatria. Banyak penguasa kemudian juga berasal dari kasta yang berbeda, seperti Madurai Nayaks, Balijas (pedagang) yang memerintah 1559-1739.

Sebelumnya padaabad ke-12 hingga abad ke-18, ketika sebagian besar India diperintah oleh Muslim, para penguasa ini mengurangi kekuasaan kasta pendeta Hindu, yaitu kaum Brahmana. Penguasa dan prajurit Hindu tradisional, atau Ksatria, hampir tidak ada lagi di India utara dan tengah. Kasta Waisya dan Sudra juga hampir menyatu.

Meskipun keyakinan penguasa Muslim memiliki dampak yang kuat pada kasta atas Hindu di pusat-pusat kekuasaan, perasaan anti-Muslim di daerah pedesaan justru memperkuat sistem kasta. Penduduk desa Hindu menegaskan kembali identitas diri mereka melalui afiliasi kasta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ramalan Cuaca, Jakarta Siang Ini Bakal Diguyur Hujan

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ramalan Cuaca, Jakarta Sian...

Hari Emas Minggu Pagi Ini Naik Tipis

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Hari Emas Minggu Pagi Ini N...

Hari Ini Indonesia Berawan dan Sebagian Turun Hujan

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Hari Ini Indonesia Berawan ...
Nasional
Kasus-kasus Pertahanan Akan...
Megapolitan
BMKG: Hampir Seluruh Wilaya...
Daerah
Pemkab: Rest Area Bromo Tin...

KSP Kawal Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Malang

52 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
KSP Kawal Pelaksanaan Progr...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wali Kota Bandung Ancam Sanksi ASN yang Terlibat Judi Online Berkedok Bola

Wali Kota Bandung Ancam Sanksi ASN yang Terlibat Judi Online Berkedok Bola

13 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.