Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Media Luar Negeri Ramai Beritakan Indonesia Akhirnya Memiliki Kapal Induk Pertamanya

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 13:10 WIB | Oleh:

Analis militer Khairul Fahmi dari Institut Studi Keamanan dan Strategis mengatakan bahwa kapal induk bukanlah prioritas bagi Indonesia, yang berfokus pada pencegahan musuh beroperasi secara bebas di perairan teritorial negara.

“Indonesia sangat membutuhkan kapal selam, fregat, dan sistem senjata asimetris untuk melindungi kedaulatan maritimnya,” katanya.

Namun ia menambahkan bahwa jika Indonesia ingin memposisikan diri sebagai negara maritim utama, “kapal induk dapat menjadi simbol kekuatan nasional sekaligus platform multifungsi yang mampu mendukung berbagai misi militer dan non-militer.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Daerah
Posyandu Banjar Perluas Lay...
Advertisement
Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.