Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IPA Hutan Kota Dihentikan, PAM JAYA Siapkan Kompensasi untuk 44.872 Pelanggan

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 13:25 WIB | Oleh:

"Bagi yang juga membutuhkan dapat menghubungi 1500223 selama 24 jam," kata VP Commercial dan Marketing Strategy PAM JAYA Irene Putri.

Di tengah gangguan pada IPA Hutan Kota, PAM JAYA memastikan kondisi suplai air secara keseluruhan masih aman. Sebagian besar pasokan air baku Jakarta saat ini bersumber dari Waduk Jatiluhur, sementara kondisi sistem distribusi terus dipantau untuk memastikan kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi.

PAM JAYA juga memperlihatkan kondisi distribusi air secara langsung melalui Integrated Command Centre setelah konferensi pers. Sistem tersebut memungkinkan perusahaan memantau secara waktu nyata jumlah air yang didistribusikan ke berbagai wilayah di DKI Jakarta.

"Kita bisa lihat secara real time berapa jumlah air yang kami distribusikan air ke seluruh DKI Jakarta. Jadi Insyaa Allah ya teman-teman semua, kondisi yang lain Insya Allah aman," kata Santika.

Selain melakukan penyesuaian operasi, PAM JAYA terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait upaya rekayasa cuaca untuk mendukung peningkatan ketersediaan air baku. Pola operasi dan distribusi akan terus disesuaikan berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan agar layanan air minum kepada masyarakat tetap berjalan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Daerah
Posyandu Banjar Perluas Lay...
Advertisement
Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.