Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kekeringan Cilacap Makin Meluas ke 15 Desa di 9 Kecamatan, Waspada Karhutla!

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 13:50 WIB | Oleh:
Kekeringan Cilacap Makin Meluas ke 15 Desa di 9 Kecamatan, Waspada Karhutla! Doc: ANTARA/HO-BPBD Cilacap
Ket. Petugas BPBD Kabupaten Cilacap menyalurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Desa Gintungreja, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (16/7).

CILACAP, JAWA TENGAH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menyatakan dampak kekeringan akibat musim kemarau di wilayah itu telah meluas ke 15 desa yang tersebar di sembilan kecamatan hingga pertengahan Juli 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Taryo di Cilacap, Jumat, mengatakan hingga 16 Juli 2026 sebanyak 74 tangki atau 390 ribu liter air bersih telah disiapkan untuk 4.071 kepala keluarga (KK) atau 14.267 jiwa, sembari mengantisipasi bertambahnya wilayah terdampak menjelang puncak musim kemarau.

"Hingga kemarin sudah ada 15 desa yang mengajukan permohonan bantuan air bersih di sembilan kecamatan. Sampai saat ini kami sudah mengirim 74 tangki air bersih atau sekitar 390 ribu liter," katanya.

Menurut dia, desa-desa yang mengajukan bantuan merupakan wilayah yang selama ini memang rutin mengalami kekeringan setiap musim kemarau, sehingga kembali membutuhkan pasokan air bersih dari pemerintah.

Dari 15 desa yang mengajukan permohonan bantuan air bersih, belum ada wilayah yang baru pertama kali terdampak kekeringan.

Kendati demikian, pihaknya tetap mengantisipasi kemungkinan bertambahnya wilayah terdampak, karena puncak musim kemarau diperkirakan baru terjadi pada Agustus hingga September 2026.

"Kami mengantisipasi betul dinamika yang ada di masyarakat. Puncak musim kemarau diperkirakan pada Agustus, bahkan mungkin sampai September," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan berdasarkan data BPBD Cilacap, bantuan air bersih telah menjangkau 15 desa di sembilan kecamatan, yakni Desa Klumprit dan Kedungbenda di Kecamatan Nusawungu, Desa Karangkemiri di Kecamatan Jeruklegi, Desa Cinangsi, Kertajaya, dan Gintungreja di Kecamatan Gandrungmangu.

Selanjutnya, Desa Cimrutu, Rawaapu dan Sidamukti di Kecamatan Patimuan, Desa Ujungalang di Kecamatan Kampung Laut, Desa Karangbenda di Kecamatan Adipala, Desa Madura di Kecamatan Wanareja, Desa Bojong dan Kubangkangkung di Kecamatan Kawunganten, serta Desa Binangun di Kecamatan Bantarsari.

Dari total 390 ribu liter air bersih yang telah disalurkan, sebanyak 233 ribu liter atau 50 tangki bersumber dari APBD Kabupaten Cilacap.

Sementara itu, 139 ribu liter atau 24 tangki berasal dari dukungan program tanggung jawab sosial (CSR), terdiri atas PMI Kabupaten Cilacap sebanyak 105 ribu liter atau 21 tangki dan Siaga Peduli Kabupaten Cilacap sebanyak 24 ribu liter atau tiga tangki.

Terkait potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Taryo mengatakan hingga saat ini belum ada laporan kebakaran berskala besar di Kabupaten Cilacap.

"Kalau laporan karhutla yang besar belum ada. Yang ada hanya kebakaran kecil seperti yang sempat terjadi di sekitar TPU Congot. Untuk kebakaran hutan dan lahan sampai saat ini alhamdulillah belum ada laporan," katanya.

Pihaknya akan terus memantau perkembangan musim kemarau dan menyiagakan personel serta sumber daya untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat maupun mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan selama puncak musim kemarau berlangsung. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Luar Negeri
Zelenskyy Optimistis Perund...
Advertisement
Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.